Halmahera Timur

BPBD Halmahera Timur Pastikan Penanganan Banjir di Desa Dorolamo Berlanjut

TribunTernate.com/Amri Bessy
STRATEGI: Kepala BPBD Halmahera Timur Darso Gadjal. Di mana pihaknya terus memastikan tindak lanjut penanganan pascabanjir di Desa Dorolamo, Kecamatan Maba Tengah 
Ringkasan Berita:1. BPBD Halmahera Timur terus memastikan tindak lanjut penanganan pascabanjir di Desa Dorolamo, Kecamatan Maba Tengah
2. Informasi yang dihimpun Tribunternate.com, banjir yang terjadi belum lama ini diketahui berdampak pada 76 kepala keluarga (KK)
3. Penanganan di lokasi kejadian dilakukan langsung oleh Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Halmahera Timur

TRIBUNTERNATE.COM, MABA - BPBD Halmahera Timur, Maluku Utara terus memastikan tindak lanjut penanganan pascabanjir di Desa Dorolamo, Kecamatan Maba Tengah.

Informasi yang dihimpun Tribunternate.com, banjir yang terjadi belum lama ini diketahui berdampak pada 76 kepala keluarga (KK).

Penanganan di lokasi kejadian dilakukan langsung oleh Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Halmahera Timur.

Kepala BPBD Halmahera Timur Darso Gadjal menjelaskan, seluruh rumah dari 76 KK tersebut terendam air dengan ketinggian yang cukup signifikan.

Baca juga: ANTAM Group Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Banjir di Halmahera Timur

Tidak hanya pemukiman, banjir juga melumpuhkan berbagai fasilitas publik.

"Fasilitas umum seperti masjid, gereja, sekolah hingga puskesmas juga terdampak parah, "ujar Darso saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (25/5/2026).

Untuk memenuhi kebutuhan dasar warga selama masa darurat, BPBD berkoordinasi dengan pihak swasta dan instansi terkait.

"Warga yang terdampak telah ditangani oleh pihak PT Antam Grup bersama Dinas Sosial terkait kebutuhan logistik selama bencana, "tambahnya.

CUACA: Salah satu SD di Desa Dorolamo Halmahera Timur terendam banjir, Rabu (20/5/2026). Bencana ini diakibatkan hujan dengan intensitas tinggi terjadi di wilayah tersebut
CUACA: Salah satu SD di Desa Dorolamo Halmahera Timur terendam banjir, Rabu (20/5/2026). Bencana ini diakibatkan hujan dengan intensitas tinggi terjadi di wilayah tersebut (TribunTernate.com/Amri Bessy)

Sesuai data yang dikantongi, ketinggian air yang masuk ke pemukiman mencapai kurang lebih 60 cm.

Kondisi ini diperparah dengan letak geografis desa yang berada di jalur rawan banjir, sehingga warga selalu merasa khawatir setiap kali hujan turun.

Sebagai langkah jangka panjang, BPBD hari ini menggandeng legislatif untuk meninjau langsung kondisi lapangan.

"Hari ini ada rencana tindak lanjut bersama Komisi III DPRD Halmahera Timur."

"Tujuannya agar mereka bisa memantau langsung kondisi di lokasi yang sangat rentan ini."

Baca juga: ANTAM Group Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Banjir di Halmahera Timur

"Jadi saat kita membahas kebijakan, mereka sudah tahu fakta di lapangan seperti apa, "jelas Darso Gadjal.

Ia juga memberikan apresiasi kepada pihak kecamatan yang dinilai sangat responsif dalam menghadapi situasi darurat ini.

"Saya mengapresiasi Camat Maba Tengah yang selalu siaga saat dihubungi, "tandasnya. (*)