Rabu, 3 Juni 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Pemprov Malut

Literasi dan Numerasi Siswa Masih Rendah, Dikbud Malut Perkuat Kompetensi Guru

Sebanyak 200 guru sedang mengikuti program pembinaan dan penguatan kapasitas sebagai bagian dari upaya meningkatkan mutu pendidikan di Malut

Tayang:
TribunTernate.com/Sansul Sardi
KOMPETENSI GURU - Kepala Dikbud Malut Abubakar Abdullah, Rabu (3/6/2026) di Ternate. Dikbud Malut tengah menjalankan program peningkatan kualitas pendidikan melalui penguatan kompetensi guru dan pengembangan sekolah model di Kota Ternate dan Kota Tidore Kepulauan. Abubakar Abdullah menyebut, hal ini dilakukan karena variabel kunci (literasi dan numerasi) tersebut masih rendah, masing-masing masih berada di angka 39. 
Ringkasan Berita:
  • Dikbud Maluku Utara tengah membina 200 guru di Kota Ternate dan Kota Tidore Kepulauan** melalui program penguatan kompetensi dan pengembangan sekolah model.
  • Kemampuan literasi dan numerasi siswa masih menjadi tantangan utama**, dengan capaian masing-masing berada di angka 39 berdasarkan indikator mutu pendidikan.
  • Hasil Tes Kompetensi Akademik (TKA) Maluku Utara masih rendah**, sehingga provinsi ini masih berada di posisi enam terbawah secara nasional.

TRIBUNTERNATE.COM, SOFIFI - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku Utara melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) tengah menjalankan program peningkatan kualitas pendidikan melalui penguatan kompetensi guru dan pengembangan sekolah model di Kota Ternate dan Kota Tidore Kepulauan.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Maluku Utara, Abubakar Abdullah, Rabu (3/6/2026) di Ternate.

Kata Abubakar Abdullah, sebanyak 200 guru sedang mengikuti program pembinaan dan penguatan kapasitas sebagai bagian dari upaya meningkatkan mutu pendidikan di Maluku Utara.

Baca juga: BREAKING NEWS: Jamaah Haji Asal Kepulauan Sula Wafat di Makkah, Sempat Alami Sesak Napas Berat

KOMPETENSI GURU - Kepala Dikbud Malut Abubakar Abdullah, Rabu (3/6/2026) di Ternate.
KOMPETENSI GURU - Kepala Dikbud Malut Abubakar Abdullah, Rabu (3/6/2026) di Ternate. (TribunTernate.com/Sansul Sardi)

“Saat ini program sekolah model dan pembinaan guru sedang berjalan di lapangan. Ada sekitar 200 guru di Tidore dan Ternate yang dibina untuk meningkatkan kompetensi mereka,” ujarnya.

Ia menjelaskan, berdasarkan data Standar Pelayanan Minimal (SPM) pendidikan tingkat SMA, capaian Maluku Utara saat ini berada pada angka 69. Namun, sejumlah indikator utama kualitas pendidikan masih tergolong rendah.

Abubakar Abdullah menyebut, variabel yang paling memengaruhi kualitas pendidikan di Maluku Utara adalah kemampuan literasi dan numerasi siswa.

“Variabel kunci kita masih rendah, terutama literasi dan numerasi. Literasi kita masih berada di angka 39, begitu juga numerasi,” katanya.

Sementara itu, sejumlah indikator lain seperti inklusivitas, kebinekaan, kualitas pembelajaran, dan keamanan sekolah dinilai sudah berada di atas angka 60.

Meski demikian, Dikbud Malut menilai peningkatan kualitas pendidikan tetap menjadi tanggung jawab besar yang harus terus dibenahi secara bertahap.

Abubakar menjelaskan, hingga saat ini rujukan resmi untuk mengukur kualitas pendidikan suatu daerah masih menggunakan rapor pendidikan yang diterbitkan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui asesmen nasional setiap tahun.

Namun pada 2026, pola asesmen tersebut akan diintegrasikan dengan Tes Kompetensi Akademik (TKA).

“Tahun 2026 pola asesmen akan diintegrasikan dengan TKA atau Tes Kompetensi Akademik. Ini menjadi tantangan tersendiri bagi daerah,” jelasnya.

Ia mengakui, hasil TKA Maluku Utara masih tergolong rendah, baik di tingkat SMP maupun SMA. Bahkan, berdasarkan hasil evaluasi terakhir, Maluku Utara masih berada di posisi enam terbawah secara nasional.

“TKA hanya mengukur tiga mata pelajaran, yakni matematika, Bahasa Inggris, dan Bahasa Indonesia. Nilai kita masih rendah, rata-rata sekitar 40, dan posisi Maluku Utara masih berada di urutan enam terbawah,” ungkapnya.

Karena itu, Dikbud Malut menegaskan perlunya langkah yang lebih transformatif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran agar kemampuan akademik siswa di Maluku Utara dapat bersaing secara nasional. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved