Senin, 8 Juni 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Info BMKG

BMKG Resmi Akhiri Peringatan Dini Tsunami Imbas Gempa M7,7 Mindanao Filipina

Pernyataan tersebut disampaikan melalui rilis Peringatan Dini 4 (PD-4) yang dikirimkan pada Senin, 8 Juni 2026, pukul 10:15:48 WIB

Tayang:
Dok BMKG
INFO BMKG - Infografis berakhirnya peringatan dini tsunami berdasarkan data resmi BMKG pasca gempa magnitudo 7,7 di wilayah Pantai Selatan Mindanao, Filipina, Senin (8/6/2026) pukul 06.37.42 WIB. 
Ringkasan Berita:
  • BMKG resmi menyatakan peringatan dini tsunami akibat gempa M7,7 di Mindanao, Filipina, telah berakhir untuk seluruh wilayah Indonesia.
  • Keputusan ini dikeluarkan setelah pemantauan selama hampir empat jam yang memastikan tidak ada lagi potensi kenaikan gelombang berbahaya.
  • Masyarakat yang sempat dievakuasi diminta kembali ke rumah, namun tetap diimbau waspada dan mengikuti informasi resmi BMKG.

TRIBUNTERNATE.COM, TERNATE - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) resmi menyatakan bahwa peringatan dini tsunami yang dipicu oleh gempa bumi bermagnitudo 7.7 telah BERAKHIR untuk seluruh wilayah Indonesia.

Pernyataan tersebut disampaikan melalui rilis Peringatan Dini 4 (PD-4) yang dikirimkan pada Senin, 8 Juni 2026, pukul 10:15:48 WIB.

Sebelumnya, gempabumi tektonik dengan magnitudo M7,7 mengguncang wilayah Pantai Selatan Mindanao, Filipina, Senin (8/6/2026) pukul 06.37.42 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan gempa ini berpotensi menimbulkan tsunami.

Baca juga: BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Pasca Gempa M7,7 Mindanao Filipina, Ternate Status Siaga

info peringatan tsunami berakhir_bmkg_43423
INFO BMKG - Infografis berakhirnya peringatan dini tsunami berdasarkan data resmi BMKG pasca gempa magnitudo 7,7  wilayah Pantai Selatan Mindanao, Filipina, Senin (8/6/2026) pukul 06.37.42 WIB.

Gempa tersebut sempat memicu kekhawatiran dan membuat BMKG mengeluarkan status SIAGA hingga WASPADA tsunami untuk sejumlah wilayah pesisir di Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, Maluku Utara, hingga Kalimantan Timur.

Namun, setelah melakukan pemantauan berkelanjutan terhadap aktivitas pasang surut air laut dan analisis pemodelan mutakhir selama hampir empat jam, BMKG memastikan tidak ada lagi ancaman kenaikan gelombang yang membahayakan.

Dengan berakhirnya peringatan dini ini, masyarakat yang sebelumnya dievakuasi atau menjauhi area pesisir pantai sudah diperbolehkan untuk kembali ke rumah masing-masing.

Meski situasi dinyatakan telah aman dari ancaman tsunami, BMKG tetap mengimbau warga untuk:

  • Tetap tenang, dan tidak terpengaruh oleh isu-isu atau berita hoaks yang tidak jelas sumbernya.
  • Memeriksa kondisi bangunan rumah sebelum masuk, guna memastikan tidak ada kerusakan struktur akibat getaran gempa yang dapat membahayakan keselamatan.
  • Memantau informasi resmi secara berkala melalui kanal komunikasi resmi BMKG (Aplikasi InfoBMKG, situs resmi, atau media sosial terverifikasi). (*)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved