Senin, 15 Juni 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

PLN

Percepat Transisi Energi Hijau, PLN Siapkan Pembangunan PLTS 600 kWp di Pulau Morotai

Pembangunan PLTS 600 kWp di Desa Juanga menjadi salah satu langkah PLN dalam memperluas pemanfaatan energi baru terbarukan di wilayah kepulauan

Tayang:
Editor: Munawir Taoeda
Dok: PLN
LISTRIK: Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 600 kilo Watt peak (kWp) di Desa Juanga, Kabupaten Pulau Morotai, Provinsi Maluku Utara. 
Ringkasan Berita:1. PLN terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan energi bersih dan berkelanjutan bagi masyarakat melalui pengembangan pembangkit berbasis Energi Baru Terbarukan (EBT).
2. Salah satunya pembangunan PLTS berkapasitas 600 kilo Watt peak (kWp) di Desa Juanga, Kabupaten Pulau Morotai, Provinsi Maluku Utara
3. Pembangunan PLTS merupakan wujud nyata komitmen PLN dalam mendukung transisi energi nasional sekaligus meningkatkan keandalan pasokan listrik bagi masyarakat

TRIBUNTERNATE.COM, TERNATE - PT PLN (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan energi bersih dan berkelanjutan bagi masyarakat melalui pengembangan pembangkit berbasis Energi Baru Terbarukan (EBT).

Salah satu langkah strategis yang saat ini tengah dipersiapkan adalah pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 600 kilo Watt peak (kWp) di Desa Juanga, Kabupaten Pulau Morotai, Provinsi Maluku Utara.

General Manager PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara, Noer Soeratmoko, mengatakan pembangunan PLTS ini merupakan wujud nyata komitmen PLN dalam mendukung transisi energi nasional sekaligus meningkatkan keandalan pasokan listrik bagi masyarakat.

"PLN terus berupaya menghadirkan listrik yang andal, ramah lingkungan, dan berkelanjutan. Kehadiran PLTS di Pulau Morotai diharapkan tidak hanya mendukung target energi bersih nasional, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah," ujar Noer.

Baca juga: Perdana Ikut Porprov Maluku Utara 2026, Taliabu Sukses Boyong Medali dari 4 Cabor

Pembangunan PLTS 600 kWp di Desa Juanga menjadi salah satu langkah PLN dalam memperluas pemanfaatan energi baru terbarukan di wilayah kepulauan.

Proyek ini dirancang untuk memperkuat sistem kelistrikan sekaligus mendukung pengurangan penggunaan bahan bakar fosil dan emisi karbon, sejalan dengan upaya pemerintah mencapai target Net Zero Emission (NZE).

Nantinya, pembangkit tersebut akan terintegrasi dengan sistem kelistrikan eksisting melalui skema hybrid, sehingga energi surya dapat dimanfaatkan secara optimal pada siang hari dengan tetap menjaga keandalan pasokan listrik bagi masyarakat.

Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 600 kilo Watt peak (kWp) di Desa Juanga, Kabupaten Pulau Morotai, Provinsi Maluku Utara
Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 600 kilo Watt peak (kWp) di Desa Juanga, Kabupaten Pulau Morotai, Provinsi Maluku Utara (Dok: PLN)

Manager PLN UP3 Tobelo, Anton Tonapa, menjelaskan bahwa Desa Juanga dipilih karena memiliki potensi energi surya yang sangat baik serta didukung kondisi lahan yang memadai untuk pengembangan pembangkit ramah lingkungan.

"Pulau Morotai memiliki potensi energi surya yang besar. Melalui pembangunan PLTS ini, PLN ingin memanfaatkan potensi tersebut untuk menghadirkan energi yang lebih bersih, efisien, dan berkelanjutan bagi masyarakat," kata Anton.

Selain mendukung pengurangan emisi karbon, pembangunan PLTS ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi operasional sistem kelistrikan sekaligus memperkuat ketahanan energi di wilayah kepulauan.

Kehadiran pembangkit energi surya tersebut juga akan membantu mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil serta mendukung pengembangan energi berkelanjutan di Pulau Morotai.

PLN meyakini kehadiran PLTS akan memberikan dampak positif bagi masyarakat melalui tersedianya pasokan listrik yang semakin andal untuk mendukung berbagai aktivitas produktif, mulai dari sektor perikanan, UMKM, perdagangan, pariwisata hingga pelayanan publik. Dukungan infrastruktur energi yang kuat diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Baca juga: Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Antam Group Tanam 5000 Pohon dan Aksi Bersih di Sofifi

PLN UP3 Tobelo juga mengapresiasi dukungan pemerintah daerah, aparat desa, tokoh masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung rencana pembangunan tersebut.

Sinergi yang baik antara PLN dan stakeholder menjadi faktor penting agar proyek dapat berjalan lancar serta memberikan manfaat jangka panjang bagi daerah.

Melalui pembangunan PLTS 600 kWp di Desa Juanga, PLN optimistis dapat mempercepat pemanfaatan energi baru terbarukan di Maluku Utara sekaligus menghadirkan listrik yang lebih andal, ramah lingkungan, dan berkelanjutan untuk mendukung masa depan Pulau Morotai yang lebih maju. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 00:00 WIB
Germany
Jerman
7 - 1
Curacao
Curacao
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 03:00 WIB
Netherlands
Belanda
Live
Japan
Jepang
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ivory Coast
Pantai Gading
VS
Ecuador
Ekuador
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 09:00 WIB
Sweden
Swedia
VS
Tunisia
Tunisia
Grup H - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 23:00 WIB
Spain
Spanyol
VS
Cape Verde
Tanjung Verde
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved