Pemprov Malut
UKM Jadi Penopang Ekonomi Daerah, Pemprov Maluku Utara Beri Stimulus Alat Penunjang
Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, bersama Kepala Dinas Koperasi dan UKM, Wa Zaharia, memimpin Rapat Koordinasi Pemberdayaan UKM
Penulis: Fizri Nurdin | Editor: Sitti Muthmainnah
TRIBUNTERNATE.COM, SOFIFI - Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, bersama Kepala Dinas Koperasi dan UKM, Wa Zaharia, memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Pemberdayaan Usaha Kecil dan Menengah (UKM), Kamis (28/8/2025) di Ruang Rapat Wakil Gubernur di Sofifi.
Berdasarkan rilis Tribunternate.com, rakor ini digelar dalam rangka memperkuat peran, daya saing, dan ketahanan ekonomi pelaku UKM di Maluku Utara.
Dalam arahannya, Sarbin Sehe menegaskan pentingnya keselarasan program dan kebijakan lintas instansi agar pemberdayaan UKM berjalan terarah, terpadu, dan berkelanjutan.
Baca juga: Siap Edar 30 Botol Cap Tikus, IRT Asal Manado Ditangkap Polsek Ternate Selatan
"Kekuatan ekonomi Maluku Utara salah satunya datang dari usaha kecil. Maka pemerintah daerah wajib hadir memberikan balas budi dalam bentuk dukungan nyata, supaya pelaku UKM bisa tumbuh dan bangkit."
"Mereka butuh stimulus agar usaha yang ditekuni bisa berkembang, baik itu di sektor kuliner, pertukangan, perbengkelan, maupun sektor lainnya," ujar Sarbin Sehe.
Menurut Sarbin Sehe, UKM tidak hanya sekadar penyedia lapangan kerja, tetapi juga menjadi penopang ekonomi kerakyatan yang tangguh, terutama dalam menghadapi tantangan global dan persaingan pasar.
Karena itu, ia menekankan bahwa pemerintah harus membuka akses yang lebih luas bagi pelaku UKM terhadap pelatihan, pendampingan, pembiayaan, serta pemasaran produk.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Malut, Wa Zaharia, dalam paparannya menjelaskan, pihaknya akan menyalurkan sejumlah bantuan sarana dan prasarana penunjang usaha pada tahun ini.
Bantuan itu meliputi Cool Box, Coffee Maker, Alat Pembuat Bakso, Tenda, hingga kendaraan roda tiga (Viar).
"Bantuan ini merupakan bentuk dorongan pemerintah agar para pelaku usaha mikro bisa mengembangkan usahanya."
"Peralatan ini bukan hanya sarana kerja, tetapi juga penopang untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil usaha mereka," terang Wa Zaharia.
Ia menambahkan, sasaran penerima bantuan adalah pelaku UKM di berbagai sektor yang membutuhkan dukungan sarana penunjang sesuai bidang masing-masing.
Dengan demikian, ia berharap para pelaku usaha dapat meningkatkan kapasitas produksi sekaligus memperluas akses pasar.
Baca juga: Dispar Maluku Utara Dorong Sertifikasi Pemandu Selam Lewat Pelatihan
Rakor ini juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, pelaku UKM, serta mitra strategis lain seperti perbankan, lembaga pembiayaan, dan sektor swasta.
Sinergi ini diperlukan agar UKM tidak hanya bertahan, tetapi juga mampu bersaing di pasar lokal maupun nasional.
Melalui langkah-langkah ini, Pemerintah Provinsi Maluku Utara berharap UKM dapat menjadi motor penggerak ekonomi daerah, serta menciptakan lebih banyak lapangan kerja baru bagi masyarakat. (*)
| Anggaran Melebihi PAD, BAKN DPR RI Ungkap Alasan Maluku Utara Masih Berstatus WDP |
|
|---|
| Rapat Bersama BAKN DPR dan BPK, Pemprov Maluku Utara Bahas Perbaikan Fiskal Daerah |
|
|---|
| Sherly Laos: Infrastruktur Bukan Sekadar Jalan, Tapi Jembatan Menuju Masa Depan Maluku Utara |
|
|---|
| Pimpin Ratas Evaluasi OPD, Wagub Malut Sarbin Sehe Tekankan Optimalisasi Serapan Anggaran |
|
|---|
| Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Wagub Malut Sarbin Sehe Serukan Penguatan Ideologi Bangsa |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/rakor-ukm-malut-wa-zaharia.jpg)