Pemprov Malut
Ratusan Rumah Ibadah di Maluku Utara Terima Hibah Rp21 Miliar
Pemprov Maluku Utara melalui Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah mengalokasikan hibah dengan total nilai lebih dari Rp43 miliar
Penulis: Sansul Sardi | Editor: Sitti Muthmainnah
Ringkasan Berita:
- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku Utara melalui Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah mengalokasikan hibah dengan total nilai lebih dari Rp43 miliar.
- Hibah tersebut disalurkan dalam bentuk bantuan sosial, uang tunai, hingga bantuan barang.
- Penyerahan bantuan secara simbolis oleh Gubernur Maluku Utara Sherly Laos kepada para penerima di kawasan Pantai Sulamadaha, Kota Ternate, Rabu (24/12/2025).
TRIBUNTERNATE.COM,SOFIFI — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku Utara melalui Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah mengalokasikan hibah dengan total nilai lebih dari Rp43 miliar.
Hibah tersebut disalurkan dalam bentuk bantuan sosial, uang tunai, hingga bantuan barang.
Penyerahan bantuan secara simbolis oleh Gubernur Maluku Utara Sherly Laos kepada para penerima di kawasan Pantai Sulamadaha, Kota Ternate, Rabu (24/12/2025).
Baca juga: Nelayan di Halmahera Selatan Hilang saat Melaut, Ini Kronologinya
Kepala Biro Kesra Setda Maluku Utara, Asrul Gailea, menjelaskan bahwa besaran bantuan yang diterima masing-masing penerima bervariasi, menyesuaikan dengan proposal yang diajukan oleh masyarakat dan lembaga terkait. Dari total anggaran hibah tersebut, sekitar Rp21 miliar dialokasikan khusus untuk rumah ibadah.
“Total hibah untuk rumah ibadah mencapai sekitar Rp21 miliar. Bantuan ini mencakup masjid, gereja, dan musala dengan jumlah kurang lebih 172 rumah ibadah,” ujar Asrul.
Selain hibah rumah ibadah, Pemprov juga mengucurkan Bantuan Sosial Pendidikan senilai Rp3 miliar. Bantuan bertujuan mendukung kebutuhan peserta didik serta lembaga pendidikan di berbagai daerah di Maluku Utara.
Sementara itu, hibah dalam bentuk barang juga menjadi bagian dari program ini. Asrul menyebutkan, bantuan yang disalurkan antara lain berupa semen, keramik, keyboard, serta karpet masjid dan musala, yang diperuntukkan bagi peningkatan sarana dan prasarana rumah ibadah maupun kegiatan sosial masyarakat.
“Jika dilihat dari total anggaran, memang cukup besar. Ini merupakan bentuk komitmen Ibu Gubernur dan Bapak Wakil Gubernur dalam membantu rumah ibadah dan kegiatan sosial keagamaan di Maluku Utara,” jelasnya.
Asrul menambahkan, pada tahun-tahun sebelumnya bantuan hibah rumah ibadah biasanya hanya menjangkau sekitar 70 hingga 80 titik. Namun melalui program Maluku Utara Bangkit, jumlah penerima meningkat signifikan hingga lebih dari 100 rumah ibadah.
Baca juga: 12 Ramalan Shio Hari Ini Kamis 25 Desember 2025: Cinta, Karier, Nomor Hoki Lengkap
Bahkan untuk tahun anggaran 2026, jumlah usulan yang masuk mengalami lonjakan cukup tajam.
“Untuk 2026, sesuai arahan Ibu Gubernur, sudah ada lebih dari 300 proposal yang masuk. Seluruhnya telah kami usulkan ke TPAD,” ungkap Asrul.
Ia berharap, penyaluran hibah tersebut dapat memperkuat peran rumah ibadah dan lembaga sosial sebagai pilar pembangunan sosial, sekaligus mendorong terciptanya kehidupan masyarakat yang harmonis dan sejahtera di seluruh wilayah Maluku Utara. (*)
| Komisi V DPR RI Soroti Sejumlah Infrastruktur, di Antaranya Huntap Korban Banjir Bandang di Ternate |
|
|---|
| Komisi V DPR RI dan Pemprov Maluku Utara Bahas Konektivitas Pulau yang Masih Tertinggal |
|
|---|
| Hairiah: Semangat Raden Ajeng Kartini Relevan, Pendidikan Jadi Kunci Perempuan Maluku Utara |
|
|---|
| KPU Maluku Utara Berkantor di Sofifi, Sherly Laos: Ini Hari Bersejarah |
|
|---|
| Bappeda Maluku Utara Bedah Kinerja OPD, Rumuskan Strategi Baru untuk Percepatan Pembangunan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/asrul-gailea-anggaran-rumah-ibadah.jpg)