Sabtu, 25 April 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Pemprov Malut

Ingatkan Cek Kesehatan Gratis Wajib Rutin, Menkes Budi Gunadi Apresiasi Capaian Maluku Utara

Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, menegaskan bahwa program Cek Kesehatan Gratis (CKG) tidak cukup dilakukan sekali seumur hidup

Penulis: Sansul Sardi | Editor: Sitti Muthmainnah
TribunTernate.com/Nurhidayat Hi Gani
KESEHATAN - Suasana berlangsungnya Cek Kesehatan Gratis di lobi Kantor Bupati Halmahera Selatan. Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, mengapresiasi Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos, atas capaian positif pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis di Maluku Utara, Selasa (3/2/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, menegaskan bahwa program Cek Kesehatan Gratis (CKG) tidak cukup dilakukan sekali seumur hidup.
  • Pemeriksaan kesehatan tersebut wajib dilakukan secara rutin setiap tahun sebagai langkah deteksi dini berbagai penyakit berisiko.
  • Penegasan itu disampaikan Budi Gunadi saat menyoroti pentingnya skrining kesehatan berkelanjutan bagi masyarakat.

RILIS

TRIBUNTERNATE.COM, SOFIFI – Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, menegaskan bahwa program Cek Kesehatan Gratis (CKG) tidak cukup dilakukan sekali seumur hidup.

Pemeriksaan kesehatan tersebut wajib dilakukan secara rutin setiap tahun sebagai langkah deteksi dini berbagai penyakit berisiko.

Penegasan itu disampaikan Budi Gunadi saat menyoroti pentingnya skrining kesehatan berkelanjutan bagi masyarakat.

Baca juga: Polres Taliabu Terima Belasan Laporan Penganiayaan Sepanjang Januari 2026

Dalam kesempatan tersebut, Budi juga mengapresiasi Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos, atas capaian positif pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis di Maluku Utara.

“Saya apresiasi capaian Ibu Sherly Laos di Maluku Utara. Tahun lalu, cakupan Cek Kesehatan Gratis sudah mencapai 40 persen. Ini capaian yang sangat baik,” ujar Budi Gunadi, Selasa (3/2/2026).

Meski demikian, Budi Gunadi mengingatkan bahwa capaian tersebut harus diikuti dengan kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin.

Pasalnya, kondisi kesehatan seseorang dapat berubah dari waktu ke waktu, terutama jika pola hidup tidak dijaga dengan baik.

“Skrining kesehatan itu tidak cukup hanya sekali. Kalau tahun lalu normal, belum tentu tahun ini tetap aman. Tubuh kita terus berubah,” jelasnya.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, dua temuan kesehatan tertinggi di masyarakat saat ini adalah tekanan darah tinggi dan kadar gula darah tinggi.

Kedua kondisi ini sering kali tidak disadari karena minim gejala, namun berpotensi menimbulkan dampak serius jika tidak terdeteksi dan dikendalikan sejak dini.

Baca juga: Kehidupan Akhirnya Mulai Membaik Bagi 3 Zodiak Ini Setelah Selasa 3 Februari 2026

“Kalau hipertensi dan gula darah tinggi ini lolos dari deteksi dan tidak dikendalikan, ujungnya bisa fatal. Risiko stroke, penyakit jantung, hingga gagal ginjal sangat besar,” tegas Budi.

Oleh karena itu, Budi Gunadi kembali mengajak masyarakat untuk memanfaatkan program Cek Kesehatan Gratis yang disediakan pemerintah sebagai langkah preventif menjaga kesehatan.

“Pastikan cek lagi tensinya, cek lagi gulanya. Gratis kok. Jangan tunggu sakit baru periksa,” pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved