Halmahera Timur
Bupati Haltim Ubaid Yakub Temui BPH Migas, Usulkan Tambahan Kuota Minyak Tanah
TRIBUNTERNATE.COM, MABA — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halmahera Timur, Maluku Utara, menunjukkan komitmen dan respons cepat dalam mengatasi kelangkaan minyak tanah di daerah.
Bupati Halmahera Timur, Ubaid Yakub, didampingi Kepala Dinas Perindagkop, Ricko Debetur, melakukan pertemuan strategis dengan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) di Jakarta.
Pertemuan tersebut bertujuan mengusulkan penambahan kuota minyak tanah guna memastikan ketersediaan stok di wilayah Halmahera Timur dapat memenuhi kebutuhan masyarakat, Jumat (6/2/2026).
Baca juga: Ramalan Shio Kerbau 2026 Lengkap: Keuangan, Cinta, Karier di Tahun Kuda Api
Ubaid mengatakan, kuota minyak tanah yang tersedia saat ini sudah tidak mencukupi karena kebutuhan masyarakat terus meningkat.
“Benar bahwa kami hadir di BPH Migas sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah daerah untuk mengusulkan penambahan kuota, karena jumlah yang ada sekarang sudah tidak relevan lagi,” kata Ubaid.
Ia menegaskan, langkah ini dilakukan agar masyarakat tidak lagi harus mengantre berjam-jam untuk mendapatkan minyak tanah.
“Kami ingin memastikan tidak ada antrean panjang atau kelangkaan yang memberatkan masyarakat di Halmahera Timur,” tegasnya.
Bupati dua periode itu juga berkomitmen memperketat pengawasan distribusi di lapangan apabila tambahan kuota telah disetujui.
Baca juga: Jadwal Kapal Pelni KM Sinabung Februari - Maret 2026, Rute Lengkap ke Ternate
“Kami akan mengawal distribusi tambahan kuota minyak tanah agar tepat sasaran dan tidak ada praktik penyalahgunaan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab,” imbuhnya.
Ia berharap BPH Migas segera memproses usulan tersebut agar distribusi minyak tanah di Halmahera Timur kembali normal.
“Keluhan masyarakat akibat kelangkaan BBM harus diredam sedini mungkin agar tidak memperpanjang masalah ketersediaan,” tandasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/bph-migas-ubaid-yakub.jpg)