Selasa, 28 April 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Pulau Taliabu

Kecelakaan di Gunung Sampe Taliabu, Ahmad Hidayat Mus Angkat Bicara

Tokoh Pemekaran Pulau Taliabu, Ahmad Hidayat Mus (AHM), merespons kecelakaan mobil pikap yang terbalik di tanjakan Gunung Sampe, Desa Kawalo-Woyo

|
Penulis: Laode Havidl | Editor: Sitti Muthmainnah
Tribunternate.com/Faisal Didi
AHM: Tokoh Pemekaran Kabupaten Pulau Taliabu, Ahmad Hidayat Mus (AHM) saat diwawancara Tribunternate.com via WhatsApp soal kecelakaan mobil. AHM ikut tanggapi kecelakaan mobil pikap yang terbalik di tanjakan Gunung Sampe, Desa Kawalo-Woyo, Kecamatan Taliabu Barat, Minggu (8/2/2026) lalu. 
Ringkasan Berita:
  • Tokoh Pemekaran Kabupaten Pulau Taliabu, Ahmad Hidayat Mus (AHM), merespons kecelakaan mobil pikap yang terbalik di tanjakan Gunung Sampe, Desa Kawalo-Woyo, Kecamatan Taliabu Barat, Minggu (8/2/2026)
  • Ia mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati saat melintas di jalur tersebut.
  • Menurut pengalaman AHM, tanjakan Gunung Sampe memang cukup berbahaya karena kondisi jalan yang menanjak dan curam.

TRIBUNTERNATE.COM, TALIABU – Tokoh Pemekaran Kabupaten Pulau Taliabu, Ahmad Hidayat Mus (AHM), merespons kecelakaan mobil pikap yang terbalik di tanjakan Gunung Sampe, Desa Kawalo-Woyo, Kecamatan Taliabu Barat, Minggu (8/2/2026).

Ia mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati saat melintas di jalur tersebut.

Menurut pengalaman AHM, tanjakan Gunung Sampe memang cukup berbahaya karena kondisi jalan yang menanjak dan curam.

Baca juga: LPKA Ternate Teken Komitmen Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM 2026

“Saya pernah lewat di situ dua kali. Memang tanjakannya tinggi dan sangat berbahaya. Alhamdulillah, kita bersyukur musibah pikap terbalik ini tidak menimbulkan korban jiwa,” ujar AHM saat dihubungi Tribunternate.com, Selasa (10/2/2026).

Mantan Bupati Kepulauan Sula dua periode itu juga menyayangkan pekerjaan pembangunan jalan di tanjakan Gunung Sampe yang dilakukan pada masa pemerintahan sebelumnya.

“Perlu diketahui, rata-rata jalan yang ada saat ini merupakan proyek pemerintahan sebelumnya,” katanya.

Ia menilai, pembukaan badan jalan sejak awal seharusnya tidak seperti kondisi yang ada sekarang.

Kontraktor, kata dia, harus lebih teliti dalam melaksanakan pekerjaan fisik, apalagi jalan tersebut merupakan akses utama masyarakat.

“Saya juga sangat menyayangkan, dari awal mengapa kontraktornya tidak memangkas atau menurunkan tanjakan di situ. Padahal itu akses utama warga yang bolak-balik ke Kota Bobong,” imbuhnya.

Politisi Partai Golkar itu turut meminta masyarakat Pulau Taliabu untuk bersabar dan tetap yakin.

Ia optimistis pemerintahan Bupati Sashabila Widya Lufitalia Mus akan membenahi infrastruktur, baik jalan maupun jembatan, serta membuka ruas jalan baru.

Baca juga: Rezeki Datang Tak Terduga! 6 Shio Ini Menarik Kekayaan dan Kelimpahan Besok Rabu 11 Februari 2026

Terutama akses yang dianggap berbahaya, seperti tanjakan Gunung Sampe di Desa Kawalo-Woyo.

Menurutnya, jalur tersebut seharusnya ditangani secara khusus, misalnya dengan menurunkan tanjakan sekitar 3–4 meter agar badan jalan menjadi lebih landai.

“Masyarakat tetap bersabar. Saya yakin ke depan Ibu Bupati Sashabila Mus akan membenahi semua jalan, baik di wilayah Selatan maupun Utara, termasuk jembatan,” pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved