Ramadan 2026
Maksud dan Tujuan Polres Kepulauan Sula Kukuhkan Puluhan Dai Kamtibmas
Peran Dai Kamtibmas yang dikukuhkan Polres Kepulauan Sula bukan sekadar ceramah biasa, melainkan representasi wajah humanis Polri di mata umat
Penulis: Randi Basri | Editor: Munawir Taoeda
Ringkasan Berita:1. Kapolres Kepulauan Sula AKBP Kodrat Muh Hartanto mengukuhkan 10 dai Kamtibmas
2. Hadirnya puluhan dai guna memberikan pendekatan religi yang humanis selama Ramadan 2026
3. Tugas para dai setelah dikukuhkan akan siap memberikan kultum atau kuliah tujuh menit
TRIBUNTERNATE.COM, SANANA - Kapolres Kepulauan Sula, Maluku Utara AKBP Kodrat Muh Hartanto mengukuhkan 10 dai Kamtibmas.
Hadirnya puluhan dai guna memberikan pendekatan religi yang humanis selama Ramadan 2026 kepada masyarakat.
"Pengukuhan disaksikan oleh Kemenag Kepulauan Sula, "kata Kapolres saat dikonfirmasi Tribunternate.com via ponsel, Kamis (12/2/2026).
Dikatakan, tugas para Dai Kamtibmas setelah dikukuhkan akan siap memberikan kultum atau kuliah tujuh menit.
Baca juga: 86 ASN Maluku Utara Beralih ke Kemenhaj dan 2 ke BPJH, Kakanwil Pastikan SKPP Tuntas Tepat Waktu
Dengan sisipan pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) selama Ramadan.
Menurutnya, peran Dai Kamtibmas bukan sekadar ceramah biasa, melainkan representasi wajah humanis Polri di mata umat.
Kegiatan pembekalan dan pengukuhan merupakan bagian dari wajah Polri di tengah masyarakat, khususnya selama Ramadan.
"Saya minta mereka tampil profesional, humanis dan edukatif."
"Jangan kaku, sampaikan pesan Kamtibmas dengan santun agar masyarakat nyaman, "harap AKBP Kodrat Muh Hartanto.
Kapolres juga menginstruksikan agar para personel yang akan berdakwah ini tidak bergerak sendiri.
Sinergitas dengan pemerintah desa, tokoh pemuda, serta takmir masjid menjadi kunci utama agar pesan-pesan Kamtibmas dapat diterima dengan baik oleh jamaah.
Tugas di lapangan harus bersinergi baik itu silaturahmi dengan Kades, tokoh pemuda hingga pengurus masjid.
"Dengan begitu, pesan tentang pencegahan kejahatan, bahaya narkoba hingga keselamatan berlalu lintas bisa mengalir dalam bingkai dakwah yang menyejukkan," tambahnya.
Kapolres juga minta dengan pembekalan tersebut dinilai penting sebagai bekal komunikasi di lapangan.
Baca juga: Ramadan 2026, Pemkab Halmhera Selatan Larang Pedagang Takjil Jualan di Trotoar
Dengan bekal materi dari para ulama dan atasan diharapkan da’i bisa menjadi jembatan antara institusi Polri dan masyarakat dalam menciptakan suasana Ramadhan yang aman dan damai.
"Kami berkomitmen untuk melakukan pendampingan dan evaluasi berkala terhadap kinerja para Dai Kamtibmas."
"Sekaligus memaksimalkan publikasi media agar program inovatif ini dapat menginspirasi daerah lain, "tandas Kapolres. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/Kapolres-Kepulauan-Sula-ukuhkan-10-orang-dai-Kamtibmas.jpg)