Ramadan 2026
Pemkab Halmahera Selatan Jamin Sembako dan Minyak Tanah Aman Selama Ramadan hingga Lebaran 2026
"Kami jamin aman sampai lebaran nanti, jangan sampai ada kelangkaan saat Ramadan, "kata Kepala Diskoperindag Halmahera Selatan Adriani Radjiloen
Penulis: Nurhidayat Hi Gani | Editor: Munawir Taoeda
Ringkasan Berita:1. Pemkab Halmahera Selatan pastikan ketersediaan sembako dan minyak tanah aman selama Ramadan hingga Idul Fitri 2026
2. Untuk memastikan hal itu, Pemkab Halmahera Selatan juga telah menurunkan tim untuk memantau langsung ketersediaan stok di tingkat distributor
3. Adriani: Kami jamin aman sampai lebaran nanti, jangan sampai ada kelangkaan saat Ramadan
TRIBUNTERNATE.COM, BACAN - Pemkab Halmahera Selatan, Maluku Utara pastikan ketersediaan sembako dan minyak tanah aman selama Ramadan hingga Idul Fitri 2026.
Untuk memastikan hal itu, Pemkab Halmahera Selatan juga telah menurunkan tim untuk memantau langsung ketersediaan stok di tingkat distributor.
"Kami jamin aman sampai lebaran nanti, jangan sampai ada kelangkaan saat Ramadan."
Demikian disampaikan Kepala Diskoperindag Halmahera Selatan Adriani Radjiloen kepada Tribunternate.com, Jumat (13/2/2026).
Baca juga: Pemkab Halmahera Selatan Apresiasi Tinggi Beasiswa Harita Gemilang
Untuk menjamin distribusi minyak tanah lancar, pihaknya sudah menggelar rapat bersama pemilik pangkalan, agen penyalur dan para Kepala Desa.
Dalam rapat tersebut, ditegaskan bahwa tidak boleh ada kenaikan harga sepihak baik untuk minyak tanah maupun sembako.
"Kami pastikan tidak ada kenaikan harga, jika ada yang sengaja menaikan harga, akan kami tindak tegas sesuai aturan, "tegas Adriani.
Lanjutnya, seluruh distributor menggunakan jalur tol laut yang telah mendapatkan subsidi pemerintah.
Dengan demikian, tidak ada alasan bagi pelaku usaha untuk menaikkan harga.
Sebab biaya angkut melalui transportasi laut sudah termasuk dalam harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan melalui SK Bupati.
"Kalau ada pemilik pangkalan merasa rugi akibat pemindahan lokasi, silahkan lapor ke dinas."
"Kalau terbukti melanggar, izinnya bisa dicabut dan diberikan kepada pelaku usaha lain yang siap, "tuturnya.
Selain pengawasan harga, pihaknya juga telah melakukan tera ulang timbangan di toko sembako dan pasar untuk memastikan alat ukur dalam kondisi stabil dan akurat.
Baca juga: TPP Pegawai Pemkab Halmahera Selatan Cair Pekan Depan
Sementara terkait penataan pangkalan, beberapa di antarnya telah dipindahkan ke desa-desa lain karena terjadi kelebihan kuota di sejumlah wilayah.
Adriani menyebut, HET minyak tanah dapat berbeda menyesuaikan biaya pengangkutan di masing-masing lokasi.
"Kami berharap Ramadan ini membawa kelancaran serta peningkatan ekonomi bagi warga, "tandas Adriani. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/Sejumlah-warga-Desa-Kawasi-Halmahera-Selatan-protes-pembagian-minyak-tanah.jpg)