Rabu, 15 April 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Cuaca Maluku Utara

Peringatan Dini Cuaca Maluku Utara 18–20 Maret 2026: Hujan Lebat Landa Halmahera dan Kepulauan Sula

BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca di Maluku Utara pada 18–20 Maret 2026 dengan potensi hujan sedang hingga lebat di sejumlah wilayah

instagram.com/@gadiiing
PRAKIRAAN CUACA- Ilustrasi hujan. BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca di Maluku Utara pada 18–20 Maret 2026 dengan potensi hujan sedang hingga lebat di sejumlah wilayah. Hujan dengan durasi panjang berisiko memicu banjir, longsor, serta menurunkan jarak pandang terutama di wilayah perairan. 
Ringkasan Berita:
  1. BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca di Maluku Utara pada 18–20 Maret 2026 dengan potensi hujan sedang hingga lebat di sejumlah wilayah.
  2. Hujan dengan durasi panjang berisiko memicu banjir, longsor, serta menurunkan jarak pandang terutama di wilayah perairan.
  3. Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan, menjaga lingkungan, serta memantau informasi resmi cuaca dari BMKG.

TRIBUNTERNATE.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Maluku Utara selama tiga hari ke depan, terhitung mulai 18 hingga 20 Maret 2026.

Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi.

Dalam rilisnya, BMKG menyebutkan sejumlah wilayah yang berpotensi terdampak hujan sedang hingga lebat pada periode tersebut, di antaranya Wasile, Maba, Patani, Gebe, Gane, Obi, Mangoli, Sanana, Sulabesi, hingga Taliabu.

Baca juga: Sambut Idulfitri, Ini Niat dan Tata Cara Mandi Sunnah Sebelum Salat Id

Sementara pada 19 Maret, wilayah terdampak meluas mencakup Morotai, Kao, Malifut, Oba, dan Bacan.

BMKG mengingatkan bahwa hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang berlangsung dalam durasi lama, terutama hingga tiga hari berturut-turut, berpotensi memicu bencana seperti banjir dan tanah longsor.

Selain itu, kondisi hujan lebat juga dapat menyebabkan penurunan jarak pandang, khususnya di wilayah perairan, sehingga masyarakat yang beraktivitas di laut diimbau untuk lebih berhati-hati.

Dalam himbauannya, BMKG meminta masyarakat untuk mengenali potensi bencana di lingkungan masing-masing serta melakukan langkah mitigasi sederhana.

Di antaranya dengan membersihkan saluran air dari sampah, memastikan lingkungan tetap bersih, serta tidak membuang sampah sembarangan.

Baca juga: Penuh Makna, Ini Amalan dan Keutamaan Malam Takbiran

Tidak hanya itu, BMKG juga mengimbau pihak terkait seperti BPBD, Balai Wilayah Sungai, dan Direktorat Lalu Lintas Polda Maluku Utara untuk mengantisipasi risiko dengan mengatur mobilitas masyarakat dan arus lalu lintas, terutama di daerah rawan banjir dan longsor.

BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca melalui aplikasi InfoBMKG, media sosial resmi, maupun layanan call center 196.

Adapun dalam peringatan ini, status yang dikeluarkan berada pada level waspada, yang menunjukkan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. Sementara untuk level siaga dan awas tidak terdeteksi pada periode tersebut. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved