Halmahera Timur

Pemuda Sadar Wisata Minta Pemkab Haltim Serius Kembangkan Wisata Pulau Paniki

Istimewa
WISATA - Salah satu fasilitas di Pulau Paniki. Komunitas Pemuda Sadar Wisata mengapresiasi pembangunan fasilitas toilet dan tempat ganti di Pulau Paniki, Halmahera Timur. Namun, mereka meminta pemerintah daerah lebih serius mengembangkan destinasi wisata tersebut, Rabu (1/4/2026). 
Ringkasan Berita:
  1. Komunitas Pemuda Sadar Wisata mengapresiasi pembangunan fasilitas toilet dan tempat ganti di Pulau Paniki, Halmahera Timur.
  2. Namun, mereka meminta pemerintah daerah lebih serius mengembangkan destinasi wisata tersebut.
  3. Komunitas menilai sektor pariwisata dapat menjadi alternatif ekonomi selain pertambangan.

TRIBUNTERNATE.COM, MABA – Komunitas Pemuda Sadar Wisata mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara, melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) yang telah membangun dua unit fasilitas tempat ganti dan toilet di destinasi wisata Pulau Paniki.

Pulau Paniki merupakan salah satu destinasi wisata alam yang berada di Desa Loleolamo, Kecamatan Maba Selatan, Halmahera Timur.

Humas Komunitas Pemuda Sadar Wisata Desa Loleolamo, Rusmin Hasan, mengatakan keberadaan fasilitas tersebut sangat membantu meningkatkan kenyamanan pengunjung.

Baca juga: Bawa Sajam dan Bikin Gaduh, Pria di Taliabu Ditangkap Polisi

“Fasilitas ini sangat membantu wisatawan selama berada di Pulau Paniki,” ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (1/4/2026).

Meski demikian, pihaknya berharap pemerintah daerah lebih serius dalam mengembangkan sektor pariwisata di Halmahera Timur.

Menurutnya, pariwisata dapat menjadi sektor unggulan baru, mengingat daerah tersebut masih bergantung pada sektor pertambangan.

“Pemkab harus mulai melakukan lompatan baru melalui pengembangan destinasi wisata, khususnya Pulau Paniki,” katanya.

Ia menambahkan, komunitasnya juga berencana menggelar festival nelayan sebagai upaya mendukung promosi wisata.

Saat ini, pihaknya tengah menyusun master plan pengembangan Pulau Paniki, terutama dari sisi manajemen dan pengelolaan.

Baca juga: Kapolda Malut Pimpin Pakta Integritas Rekrutmen Polri 2026, Tekankan Seleksi Bersih

Rusmin menilai, pengembangan sektor pariwisata memiliki banyak manfaat, antara lain meningkatkan pendapatan daerah, membuka lapangan kerja, mempromosikan budaya lokal, serta mendorong pembangunan infrastruktur.

Selain itu, destinasi wisata yang berkembang juga dapat meningkatkan citra daerah dan menarik minat investor maupun wisatawan.

“Dengan pengembangan yang tepat, pariwisata dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mempromosikan potensi daerah,” pungkasnya. (*)