Gempa Bumi
Dampak Gempa M 7,6 Bangunan Gereja di Batang Dua dan Rumah Warga di Ternate Selatan Rusak Berat
Masyarakat diimbau tetap waspada dan mengikuti informasi resmi dari pihak berwenang terkait perkembangan situasi
Penulis: Iga Almira Rugaya Assagaf | Editor: Iga Almira Rugaya Assagaf
Ringkasan Berita:
- Sejumlah bangunan dilaporkan mengalami kerusakan, di antaranya sebuah gereja di Kecamatan Batang Dua serta satu unit rumah warga di Kelurahan Gambesi, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate.
- Selain itu, satu rumah warga di Kelurahan Gambesi juga dilaporkan terdampak dan mengalami kerusakan.
- BMKG kemudian mengeluarkan pemutakhiran peringatan dini tsunami untuk wilayah Maluku Utara dan Sulawesi Utara, disertai peta perkiraan tinggi muka laut maksimum.
TRIBUNTERNATE.COM, TERNATE - Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 yang mengguncang Tenggara Bitung, Sulawesi Utara terasa kuat hingga Maluku Utara pada Kamis (2/4/2026) pagi, menunjukkan dampaknya di sejumlah wilayah.
Sejumlah bangunan dilaporkan mengalami kerusakan, di antaranya sebuah gereja di Kecamatan Batang Dua serta satu unit rumah warga di Kelurahan Gambesi, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, bangunan Gereja Kalvari di Kelurahan Lelewi, Kecamatan Batang Dua, mengalami kerusakan akibat kuatnya guncangan gempa.
Baca juga: 3 Berita Populer Malut: Gempa M 7,6 Guncang Tenggara Bitung - BMKG Tetapkan Status Siaga di Ternate
Guncangan yang sangat kencang membuat warga di sana berhamburan keluar rumah dan mencari tempat aman.
Kepanikan bertambah ketika warga melihat air laut sempat surut, sehingga banyak masyarakat memilih mengungsi ke area gunung untuk menghindari potensi tsunami.
Selain itu, satu rumah warga di Kelurahan Gambesi juga dilaporkan terdampak dan mengalami kerusakan. Hingga saat ini, belum ada laporan resmi terkait jumlah kerusakan secara keseluruhan maupun adanya korban jiwa.
Rumah Warga di Kelurahan Gambesi, Kota Ternate Selatan Rusak Berat Akibat Gempa
Pemerintah daerah dan pihak terkait masih melakukan pendataan serta pemantauan di lapangan untuk memastikan kondisi terkini pascagempa.
Masyarakat diimbau tetap waspada dan mengikuti informasi resmi dari pihak berwenang terkait perkembangan situasi.
Gempa Berpotensi Tsunami, BMKG Tetapkan Status Siaga di Ternate dan Sejumlah Wilayah Malut-Sulut
Berdasarkan rilis resmi BMKG pada pukul 05.56.18 WIB, gempa terjadi pada pukul 05.48.16 WIB dengan koordinat 1,25 Lintang Utara dan 126,27 Bujur Timur atau sekitar 129 kilometer tenggara Bitung, Sulawesi Utara, pada kedalaman 62 kilometer.
BMKG kemudian mengeluarkan pemutakhiran peringatan dini tsunami untuk wilayah Maluku Utara dan Sulawesi Utara, disertai peta perkiraan tinggi muka laut maksimum.
Sejumlah wilayah ditetapkan dalam status Siaga, di antaranya:
- Kota Ternate (estimasi tiba 05.53.14 WIB)
- Halmahera (05.54.14 WIB)
- Kota Tidore (05.56.14 WIB)
- Kota Bitung (06.12.14 WIB)
- Minahasa bagian selatan (06.17.14 WIB)
- Minahasa Selatan bagian selatan (06.18.14 WIB)
- Minahasa Utara bagian selatan (06.18.14 WIB)
Sementara itu, wilayah dengan status Waspada meliputi:
- Kepulauan Sangihe (06.14.14 WIB)
- Minahasa Utara bagian utara (06.15.14 WIB)
- Bolaang Mongondow bagian selatan (06.21.14 WIB). (*)
| BREAKING NEWS: Gempa M 7,6 Guncang Tenggara Bitung Terasa Hingga Ternate, BMKG: Berpotensi Tsunami |
|
|---|
| Info BMKG: Gempa Magnitudo 2,8 Guncang Laut Melonguane Sulwesi Utara |
|
|---|
| Ini Lokasi Tsunami di Maluku Utara dan Ketinggiannya Hasil Amatan BMKG Akibat Gempa Rusia |
|
|---|
| Imbauan BPBD Halmahera Timur: Para Camat Diminta Lakukan Mitigasi |
|
|---|
| UPP Kelas III Jailolo Halmahera Barat Tunda Keberangkatan Kapal, Ini Penyebabnya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/bangunan-rusak-di-batang-dua-akibat-gempa-bumi.jpg)