Haji 2026
Wagub Maluku Utara Minta CJH Tidak Terpengaruh Isu Konflik Timur Tengah
"Kami harap seluruh petugas juga memberikan pemahaman kepada jemaah bahwa konflik di Timur Tengah, Insya Allah, tidak berpengaruh, "pesan Sarbin Sehe
Penulis: Sansul Sardi | Editor: Munawir Taoeda
Ringkasan Berita:1. Wakil Gubernur Maluku Utara Sarbin Sehe menegaskan, konflik di Timur Tengah tidak akan memengaruhi pelaksanaan ibadah haji tahun ini2. Hal itu disampaikannya usai memimpin apel siaga penjemputan CJH oleh PPIHD Maluku Utara, Minggu (26/4/2026)3. Dalam arahannya, Sarbin Sehe menyampaikan 3 poin utama terkait kesiapan penyelenggaraan haji tahun ini
TRIBUNTERNATE.COM, SOFIFI - Wakil Gubernur Maluku Utara Sarbin Sehe menegaskan, konflik di Timur Tengah tidak akan memengaruhi pelaksanaan ibadah haji tahun ini.
Hal itu disampaikannya usai memimpin apel siaga penjemputan calon jemaah haji (CJH) oleh PPIHD Maluku Utara, Minggu (26/4/2026).
Dalam arahannya, Sarbin Sehe menyampaikan 3 poin utama terkait kesiapan penyelenggaraan haji tahun ini.
Ia menekankan bahwa meskipun pelaksanaan haji merupakan agenda rutin tahunan, tetap dibutuhkan persiapan matang, koordinasi dan kolaborasi yang baik antarpetugas.
Baca juga: Ratusan Sahara CJH Maluku Utara Mulai Disiapkan, PPIHD Pastikan Distribusi Bagasi Tanpa Kendala
"Secara prinsip ini kegiatan rutin setiap tahun, tetapi tetap diperlukan persiapan, koordinasi, dan kolaborasi yang baik."
"Aspek ibadahnya sama, namun secara teknis penyelenggaraan bisa berbeda, sehingga semua pihak harus bekerja sama tanpa ego sektoral, "ujarnya.
Poin kedua, Sarbin menekankan pentingnya pelayanan maksimal kepada jemaah, mulai dari Asrama Haji Ngade hingga embarkasi di Asrama Haji Sudiang, Makassar.
Ia meminta seluruh petugas memastikan koordinasi berjalan baik agar jemaah mendapatkan pelayanan terbaik.
"Kami berharap pelayanan kepada jemaah dilakukan sebaik mungkin, mulai dari asrama haji hingga embarkasi Makassar, sehingga jemaah benar-benar merasa dilayani dengan baik, "katanya.
Poin ketiga, Sarbin menegaskan bahwa kondisi geopolitik di Timur Tengah tidak akan mengganggu pelaksanaan ibadah haji.
Ia mengimbau jemaah agar tidak terpengaruh informasi yang beredar, termasuk pesan berantai di media sosial.
"Kami berharap seluruh petugas juga memberikan pemahaman kepada jemaah bahwa konflik di Timur Tengah, Insya Allah, tidak berpengaruh terhadap pelaksanaan ibadah haji. Jadi jemaah tidak perlu khawatir, "tegasnya.
Baca juga: Ratusan Sahara CJH Maluku Utara Mulai Disiapkan, PPIHD Pastikan Distribusi Bagasi Tanpa Kendala
Ia menjelaskan, berdasarkan koordinasi dengan Kementerian Haji dan Umrah, pemerintah pusat telah menyiapkan berbagai skema antisipasi jika terjadi kendala teknis, termasuk kemungkinan perubahan titik pendaratan.
"Jika ada kondisi tertentu, misalnya tidak bisa mendarat di Madinah, maka akan dicarikan alternatif. Semua skema sudah disiapkan di tingkat nasional, "jelasnya.
Sarbin pun mengajak seluruh masyarakat untuk mendoakan 785 jemaah haji asal Maluku Utara agar dapat menjalankan ibadah dengan lancar, aman, dan kembali ke tanah air dalam keadaan sehat. (*)
| Ratusan Sahara CJH Maluku Utara Mulai Disiapkan, PPIHD Pastikan Distribusi Bagasi Tanpa Kendala |
|
|---|
| JCH Maluku Utara Mulai Masuk 28 April, Persiapan Asrama Haji Ternate Rampung 90 Persen |
|
|---|
| DPRD Maluku Utara Perketat Pengawasan Haji 2026: Pastikan Layanan Jamaah Aman, Nyaman dan Layak |
|
|---|
| Pemprov Malut Finalisasi Teknis Haji 2026, 785 Jemaah Masuk Kloter 13 dan 15 |
|
|---|
| PPIHD Malut Cek Kesiapan Bandara Makassar Jelang Keberangkatan Haji 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/Penjemputan-CJH-Maluku-Utara-2026.jpg)