Kamis, 7 Mei 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Polres Halmahera Tengah Usut Kasus Keracunan Massal 69 Karyawan PT TID

"Kami sedang melakukan klarifikasi, saat ini keterangan baru diambil dari pihak korban (karyawan), "kata Kapolres Halmahera Tengah AKBP Fiat Dedawanto

Tayang:
Penulis: Randi Basri | Editor: Munawir Taoeda
TribunTernate.com
HUKUM: Kapolres Halmahera Tengah AKBP Fiat Dedawanto. Saat ini pihaknya sedang mengusut kasus keracunan massal 69 karyawan PT Temporess International Divelery (TID) 
Ringkasan Berita:1. Satreskrim Polres Halmahera Tengah mulai menyelidiki dugaan kasus keracunan massal yang menimpa puluhan karyawan PT Temporess International Divelery
2. Insiden ini diduga terjadi setelah para karyawan mengonsumsi makanan yang disediakan oleh pihak perusahaan
3. Hingga saat ini, tercatat sebanyak 69 karyawan mengalami gejala keracunan

TRIBUNTERNATE.COM, TERNATE - Satreskrim Polres Halmahera Tengah, Maluku Utara mulai menyelidiki dugaan kasus keracunan massal yang menimpa puluhan karyawan PT Temporess International Divelery (TID).

Insiden ini diduga terjadi setelah para karyawan mengonsumsi makanan yang disediakan oleh pihak perusahaan.

Hingga saat ini, tercatat sebanyak 69 karyawan mengalami gejala keracunan. Berikut adalah rincian penanganannya:

  • 49 orang menjalani perawatan intensif di Puskesmas Sagea
  • 20 orang ditangani oleh tim medis internal PT TID

Baca juga: Musrenbang RKPD Pemprov Malut 2027, Pemkot Ternate Usulkan Revitalisasi 4 Pelabuhan dan Jalan

Kronologis

Informasi yang dihimpun menunjukkan bahwa sumber keracunan diduga berasal dari makanan yang disajikan di area Kilometer 9 pada Sabtu malam, 2 Mei 2026.

Gejala keracunan tidak muncul seketika, melainkan baru dirasakan secara massal oleh para karyawan pada keesokan paginya, Minggu, 3 Mei 2026.

Kapolres Halmahera Tengah AKBP Fiat Dedawanto mengaku pihaknya tengah melakukan langkah-langkah klarifikasi terkait insiden ini.

Baca juga: Musrenbang RKPD 2027 Digelar, Pemprov Maluku Utara Fokus Percepat Konektivitas dan Layanan Dasar

"Kami sedang melakukan klarifikasi, saat ini keterangan baru diambil dari pihak korban (karyawan), "ujarnya saat dikonfirmasi Tribunternate.com via WhatsApp, Kamis (7/5/2026).

Selain meminta keterangan korban, pihaknya juga berencana memanggil manajemen PT TID dalam waktu dekat.

"Untuk pihak perusahaan, kami akan segera meminta klarifikasi, saat ini statusnya masih dalam tahap penyelidikan, "tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved