Eggi Sudjana Tak Sungkan Kritik 100 Hari Kerja Prabowo Jadi Menteri Pertahanan, Ini Alasannya

Mantan Juru Kampanye Prabowo Subianto pada Pilpres 2019 Eggi Sudjana mengatakan tidak sungkan-sungkan untuk mengkritik kinerja Prabowo sebagai Menhan.

Eggi Sudjana Tak Sungkan Kritik 100 Hari Kerja Prabowo Jadi Menteri Pertahanan, Ini Alasannya
KOMPAS.com/Ihsanuddin
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto turut hadir di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (21/10/2019). Ia datang bersama Waki Ketua Umum Partai Gerindra Edhy Prabowo. Keduanya kompak mengenakan kemeja putih lengan panjang. 

TRIBUNTERNATE.COM — Perjuangan Prabowo Subianto menjadi Menteri Pertahanan tidak bisa dibilang mulus saja.

Baru diresmikan menjadi Menteri Pertahanan pada 23 Oktober lalu, kini Prabowo Subianto harus bersiap menghadapi kritikan.

Salah satunya, mantan Juru Kampanye Prabowo Subianto pada Pilpres 2019 Eggi Sudjana yang mengatakan tidak sungkan-sungkan untuk mengkritik kinerja Prabowo sebagai Menteri Pertahanan.

"Oh iya tentu (akan memberikan kritik). Ini (sudah) saya kritik ya. Kalau tidak benar, ya tentu nantinya kami siap mengkritisi," ujar Eggi seusai mengisi diskusi di Setiabudi, Jakarta Selatan, Selasa (5/11/2019).

Begini Komentar Ahmad Dhani Saat Tahu Prabowo Subianto Jadi Menteri Pertahanan

Terawan hingga Edhy Prabowo, 2 Menteri Kabinet Indonesia Maju Ini Sukses Curi Perhatian, Ini Aksinya

Oleh sebab itu, Eggi berharap Prabowo mampu memberikan kinerja terbaiknya. Minimal, Prabowo bisa menelurkan prestasi dalam 100 hari jabatannya sebagai Menteri Pertahanan.

"Memang idealnya 100 hari sampai setahun. Kalau 100 hari tidak ada produktivitas dari sisi kebijakan dan sampai satu tahun tak ada action, maka sama saja dengan omong doang (omdo)," ujar Eggi.

Apabila Prabowo tidak menunjukkan prestasi pada masa awal sebagai pembantu presiden, Eggi tidak yakin pada sisa masa jabatan Prabowo diisi oleh prestasi yang cemerlang.

Eggi sekaligus meminta masyarakat memberikan kesempatan kepada Prabowo untuk dapat "unjuk gigi" pada masa awal menjadi menteri.

"Kita berikan kesempatan kepada beliau sebab beliau punya kapasitas. Saya sangat menghormati beliau. Waktu saya dipenjara, saya dikeluarkan oleh beliau. Jadi, tolonglah ya ada prestasi, yang saya tekankan adalah prestasi," lanjut dia.

Mulai Prabowo Subianto hingga dr Terawan, Begini Keriuhan Menteri Jokowi Soal Gaji

Antara Mirip Tamara Bleszynski & Mulan Jameela, Begini Paras Cantik Tunangan Ajudan Prabowo Subianto

Keberadaan Prabowo di dalam Kabinet Indonesia Maju, lanjut Eggi, semestinya memberikan manfaat yang positif kepada pemerintahan Jokowi-Ma'ruf.

Dari sisi kapabilitas, Ketua Umum Partai Gerindra itu dinilai memiliki latar belakang pendidikan dan pengalaman militer yang baik sehingga sangat cocok mengemban tugas sebagai Menteri Pertahanan.

"Jadi jauh lebih bermanfaat kalau beliau ada di dalam (kabinet)," ujar Eggi.

Apalagi, lanjut Eggi, Prabowo sudah mengungkapkan bahwa salah satu programnya adalah penguatan di bidang alat utama sistem pertahanan (alutsista).

"Sebagai pendukung (Prabowo), kami masih optimistis beliau mampu merealisasikan itu," lanjut dia. (Kompas.com/Dian Erika Nugraheny)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Eggi Sudjana: Kalau 100 Hari Prabowo Tak Ada 'Action', maka Omdo!"

Editor: Sri Handayani1
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved