Pilkada 2020
Bule Spanyol Ungkap Alasan Maju Jadi Calon Bupati Samosir: Aku Merinding Nyanyi Indonesia Raya
Bule asal Spanyol, Carlos Melgares Varon mengungkapkan alasan sebenarnya maju menjadi calon bupati Samosir di Pilkada 2020.
TRIBUNTERNATE.COM - Bule asal Spanyol, Carlos Melgares Varon mengungkapkan alasan sebenarnya maju menjadi calon bupati Samosir di Pilkada 2020.
Tak cuma itu, Carlos Melgares Varon juga mengaku merinding tiap kali menyanyikan lagu Indonesia Raya.
Momen tersebut terjadi ketika Aiman mewawancarai Carlos Melgares Varon, seorang pria berusia 55 tahun yang berasal dari Kota Granada, Spanyol.
Carlos Melgares Varon telah menjadi warga negara Indonesia (WNI) sejak 2008 lalu.
Kini Carlos Melgares Varon mendaftar menjadi bakal calon kepala daerah di lokasi wisata super prioritas, Danau Toba.
Carlos diketahui sudah mendaftarkan diri sebagai bakal calon bupati Samosir, Sumatera Utara, via Partai Nasional Demokrat.
Apa alasan sebenarnya Carlos Melgares Varon maju menjadi bupati?
Dilansir dari Kompas Tv pada Kamis (7/11/2019), Carlos Melgares Varon membuka suara terkait keputusannya maju.

Mulanya Aiman menuturkan bahwa sosok Calros Melagres Varon cukup dikenal di kalangan masyarakat Samosir.
"Anda lumayan cukup dikenal dan saya mendengar juga lima tahun lalu, anda mau maju jadi calon bupati tetapi gagal. Betul?" tanya Aiman.
"Ya betul karena kecintaan kita terhadap kabupaten ini. Saya sudah menjalani fit and proper test tetapi ada komunikasi yang tak baik sehingga saya memilih mundur ke belakang terlebih dahulu," jelas Calros Melagres Varon.
Tak puas dengan jawaban bule asal Spanyol itu, Aiman kembali mencecar alasan sebenarnya Calros Melagres Varon maju menjadi bupati.
"Cinta Negeri ini karena nikah?" tutur Aiman.
"Aku rasa bukan karena cinta pada istri. Aku sudah lama di Indonesia, punya bisnis dan sekolah sepak bola. Aku benar-benar merasa Indonesia itu Tanah Air saya," papar Calros Melagres Varon.
Jatuh cinta dengan Indonesia, Calros Melagres Varon mengaku merinding tiap kali menyanyikan lagu Indonesia Raya.
"Saya berani menyanyikan lagu Indonesia Raya dan aku merinding. Indonesia itu tumpah darah ya," aku Calros Melagres Varon.
"Coba nyanyikan," jelas Aiman.
"Aku enggak bisa nyanyi, kalau menyanyi nanti gak bisa berhenti," kelakar Calros Melagres Varon.
Lebih lanjut, Carlos menceritakan alasan di balik keinginannya menjadi bupati Samosir. Menurut dia, sejak menjadi kabupaten hasil pemekaran pada 2013, tidak ada perubahan berarti di Kabupaten Samosir.
"Masyarakat sulit, susah, sehingga itu menjadi keprihatinan bagi saya. Istri saya lahir di sini, dia membawa saya ke sini, melihat lingkungan yang indah, tapi masyarakat menderita," ujar Calros.
Kendati demikian, Carlos tak memungkiri ongkos menjadi bupati tidaklah sedikit.
Menurut Komisi Pemberantasan Korupsi, ongkos untuk menjadi bupati diperkirakan Rp 60 miliar.
"Itu katakanlah dibudayakan orang tertentu. Yang punya duit menentukan gimana mereka menguasai. Aku alternatif untuk Samosir. Cost politic kita tak menutup kenyataan, tapi yang wajar, berapa harus Rp 30 miliar hingga Rp 35 miliar," ujar Carlos.
INI VIDEONYA:
Carlos menyatakan, dirinya benar-benar maju menjadi calon bupati yang menggunakan uang semampunya.
"Ini harus kita perhitungkan juga. Aku ingin keliling dan bertemu masyarakat untuk menyakinkan mereka," jelas Carlos.
Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Ungkap Alasan Maju Jadi Calon Bupati Samosir, Bule Spanyol: Aku Merinding Nyanyi Indonesia Raya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/bule-spanyol-maju-jadi-calon-bupati-samosir.jpg)