Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Viral, Begini Kronologi Tewasnya Bu Guru & Murid Terkena Ambrukan Atap SDN Gentong Pasuruan

Kronologi insiden jatuhnya atap bangunan kelas UPT SDN Gentong, di Jalan KH Sepuh No 49, Kelurahan Gentong, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan.

Editor: Sansul Sardi
Surya.co.id/Galih Lintartika
Ruang kelas SDN Gentong Pasuruan yang atapnya ambruk (surya/galih lintartika) 

Ia mengaku tidak mengetahui apa - apa. Ia menyebut,juga tidak mengetahui anggaran detail pembangunan gedung ini dan kapan.

"Saya hanya menerima laporan kalau bangunan ini dibangun dua tahun yang lalu. Tapi , berapa detailnya. Saya kurang tahu. Saya baru tiga bulan jadi PLT di sini," jelasnya.

Siti, berjanji akan bertanggung jawab atas insiden ini.

Ia ikut berbelasungkawa terhadap guru dan siswa yang menjadi korban dalam jatuhnya atap empat kelas ini.

"Untuk langkah lebih lanjut kami tunggu arahan Pak Sekda. Yang jelas, semua korban sudah dibawa ke rumah sakit untuk menjalani perawatan medis," tambahnya.

Secara otomatis, kegiatan belajar mengajar dihentikan sementara. Untuk berapa lamanya, akan ada pembahasan lebih lanjut.

"Nanti akan kami beri kabar selanjutnya. Kami sedang susah. Kami prihatin atas kejadian ini," jelasnya.

Sementara itu, ia juga tidak mengetahui penyebab ambruknya empat atap ini. Ia mendapat kabar, empat atap ini ambruk sekira pukul 08.30. ia baru mendengar kabar sekira pukul 09.00.

"Saya langsung ke sini. Sebenarnya saya ngantor di Asisten. Karena di Dispendik saya hanya PLT saja. Kami mohon doanya, agar insiden ini tidak terjadi kembali, dan keluarga dari guru dan murid untuk kuat dan ikhlas," tambahnya. 

Sekda Menduga Ada Kesalahan Konstruksi

Ruang kelas SDN Gentong Pasuruan yang atapnya ambruk
Ruang kelas SDN Gentong Pasuruan yang atapnya ambruk (surya/galih lintartika)

Sekretariat Daerah (Sekda) Pemkot Pasuruan Bahrul Ulum menduga, ada kesalahan konstruksi bangunan dibalik ambruknya atap empat ruang kelas di SDN Gentong, Kota Pasuruan yang makan dua nyawa dan puluhan luka-luka.

"Secepatnya kita akan panggil Kadispendik, terkait kejadian yang menimpa anak didik SDN Gentong," tegas Bharul Sekda Kota Pasuruan melalui sambungan selulernya, Selasa (5/11/2019).

Menurut Bahrul, pemicu ambruknya atap sekolah harus dicari. Karena informasi yang dia terima masih simpang siur.

"Rehab sekolah dilakukan tahun 2012. Ada yang bilang 2016. Ini yang tidak jelas," kata dia.

Bahrul menduga, penyebab robohnya atap empat ruang kelas bangunan akibat kesalahan konstruksi. Namun pihaknya tidak mau beramsumsi.

Halaman
1234
Sumber: Surya
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved