Nadiem Makarim Punya Tiga Tantangan Berat Ini untuk Memajukan Pendidikan Indonesia

Ketum IGI, Muhammad Ramli Rahim mengatakan Nadiem Makarim akan hadapu tantangan berat dalam memajukan sektor pendidikan di Indonesia.

Nadiem Makarim Punya Tiga Tantangan Berat Ini untuk Memajukan Pendidikan Indonesia
Tribunnews/Jeprima
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Anwar Makarim memberikan kata sambutan usai serah terima jabatan (sertijab) di Gedung Kemendikbud, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (23/10/2019). Nadiem Makarim resmi ditunjuk Presiden Joko Widodo sebagai Menteri Pendidikan, Kebudayaan, dan Pendidikan Tinggi (Mendikbud Dikti) pada Kabinet Indonesia Maju 2019-2024. Tribunnews/Jeprima 

TRIBUNTERNATE.COM - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim akan menghadapi tantangan berat dalam memajukan sektor pendidikan di Indonesia.

Hal ini disampaikan oleh Ketua Umum Ikatan Guru Indonesia (IGI) Muhammad Ramli Rahim.

Ada sejumlah tantangan mulai dari birokrasi, komunikasi, dan fasilitas pendidikan yang ada di Indonesia saat ini.

Saat dihubungi Kompas.com (5/11/2019), Ramli Rahim menyampaikan setidaknya ada 3 hal perlu diperhatikan Mendikbud Nadiem:

Soal Kasus Guru Ajak Siswinya Threesome, DPR Minta Menteri Nadiem Makarim Benahi Ini

Perdana Rapat Komisi X, Nadiem Makariem Ngaku Gugup, Begini Ceritanya

1. Hambatan birokrasi

"Pertama, birokrasi. Koordinasi internal diperlukan untuk menuntaskan hambatan birokrasi. Apalagi saat ini pendidikan tinggi kembali lagi ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan," ujar Ramli. 

2. Pola komunikasi

Selain itu, ia menambahkan pola komunikasi Nadiem juga mesti diperhatikan. Ia beralasan, kini Nadiem akan berhadapan dengan para cendikiawan yang berpendidikan dan berpengalaman dibandingkan Nadiem.

"Nadiem akan berhadapan dengan rektor, dosen yang berpendidikan setingkat profesor dan jauh lebih pintar. Ia masih muda, komunikasi yang dibangun harus tepat," tambahnya.

Menteri Nadiem Makarim Ambil Langkah Ini untuk Tangani Gedung SDN Gentong Pasuruan yang Ambruk

Nadiem Makarim Bisa Punya Wakil Menteri Gara-gara Jokowi Terbitkan Perpres Ini

3. Fasilitas pendidikan

Fasilitas pendidikan yang ada di Indonesia saat ini juga menjadi sorotan IGI. Menurut Ramli, saat ini fasilitas pendidikan di Indonesia baru cukup untuk menghadapi abad ke-19.

"Sementara, gurunya baru abad ke-20. Muridnya sekarang sudah siap memasuki abad ke-21," ujar Ramli.

Ia berharap Nadiem bisa melakukan terobosan-terobosan dalam program yang ia jalankan demi memajukan sektor pendidikan. Saat ini, IGI terus berkomunikasi dengan Kemendikbud untuk bersinergi memajukan sektor pendidikan Indonesia.

Sebelumnya, IGI mengajukan beberapa solusi untuk Nadiem dalam rangka memajukan kualitas pendidikan di sekolah dasar dan menengah.

Beberapa hal yang disampaikan seperti penghapusan mata pelajaran bahasa Inggris di tingkat SMP dan SMA, penghapusan jabatan Pengawas Sekolah, menjadikan SMK berbasis Sistem Kredit Semester, dan sejumlah solusi lainnya. (Kompas.com/Wahyu Adityo Prodjo)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tantangan Nadiem Majukan Pendidikan: Birokrasi"

Editor: Sri Handayani1
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved