Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Bom di Mapolrestabes Medan

4 Fakta Bom Bunuh Diri di Medan: Identitas Pelaku Terungkap, Pakai Jaket Ojol hingga Tanggapan Gojek

Ledakan diduga bom bunuh diri terjadi di Markas Polrestabes Medan, Jalan HM Said Medan, Kota Medan, Sumatera Utara, Rabu (13/11/2019) pagi.

Editor: Sansul Sardi
Ist/Tribunnews.com
Bom bunuh diri di Polrestabes Medan, Rabu (13/11/2019) pagi. 

Kepada Tribun-Medan.com teman pelaku, Bagus Prasetio mengatakan, ia berteman akrab dengan RMN.

Dikatakannya, Dede merupakan pemuda yang aktif di lingkungan rumahnya.

Bagus menuturkan, RMN awalnya tinggal di kawasan Ayahanda Medan namun pindah domisili setelah menikah.

"Warga di sini sudah lama tidak melihatnya lagi. Ia sempat pindah ke Marelan," katanya.

Bagus menjelaskan, Dede tak sempat menamatkan sekolahnya di bangku SMA/SMK.

"Kami satu sekolah di SMK 9 Medan. Dia gak tamat sampai kelas satu saja," jelasnya.

z
Pelaku bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan merupakan warga Medan Petisah (istimewa)

4. Aktif di Organisasi

Salah seorang tetangga yang juga merupakan sepupu pelaku, Maya (41) mengatakan bahwa selama mengenal Dede, sewaktu lajang dia aktif di organisasi keagamaan.

"Dia semenjak nikah ikut istrinya di Marelan. Tapi enggak tahu posisi pastinya di mana," kata Maya, dilansir Tribun-Medan.com.

"Dijelaskan Maya bahwa dirinya cuma sekali ke rumah Dede yaitu sewaktu mereka menikah. Kami pergi ramai-ramai naik mobil. Itupun jalannya sudah enggak tanda karena jauh ke Marelan.

"Dia dipanggil Dede pindah semenjak sudah nikah. Mungkin sekitar tiga tahun yang lalu," tuturnya.

"Orangtuanya sudah tidak ada. Jadi anaknya yang sudah berumahtangga dan belum punya rumah tinggal di sini," jelas Maya.

(TribunTernate.com/TribunMedan.com/Kompas.com)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved