Benny Tjokro Kirim Surat 'Kisah Petani Cabe', Jenuh Terus Disudutkan di Kasus Jiwasraya & Asabari?

Pengusaha dan pemilik PT Hanson Internasional Tbk (MYRX) Benny Tjokrosaputro (BenTjok) angkat suara terkait kasus Jiwasraya.

Benny Tjokro Kirim Surat 'Kisah Petani Cabe', Jenuh Terus Disudutkan di Kasus Jiwasraya & Asabari?
KONTAN/Fransiskus Simbolon
BENNY TJOKRO. Direktur Utama PT.Hanson International Tbk Benny Tjokro DI Jakarta, Jumat (01/02) 

TRIBUNTERNATE.COM - Pengusaha dan pemilik PT Hanson Internasional Tbk (MYRX) Benny Tjokrosaputro (BenTjok) angkat suara.

Kali ini Benny Tjokrosaputro buka suara lantaran merasa terus disudutkan dalam kasus PT Jiwasraya.

Lewat sepucuk surat yang dikirimkan via pengacaranya,  Direktur Utama PT Hanson International Tbk (MYRX) BenTjok kembali menolak dijadikan kambinghitam dalam dugaan korupsi PT Asuransi Jiwasraya.

Hanya, kini ia berhadapan dengan pedagang besar  yang sangat berkuasa.

Menggunakan judul surat Kisah Petani Cabe, BetTjok menulis kisah begini dalam sepucuk surat yang ditulis tangan yang diterima kontan.co.id (3/2):

Kisah Petani Cabe

Ada petani cabe yang sangat rajin. Seluruh desa ikut bekerja dengan petani cabe tersebut, bahkan sawah-sawah disewakan ke petani cabe  tersebut.

Pada suatu hari, ada pedagang besar yang  memborong cabe dari petani tersebut, kemudian dikirimkan dan distribusikan ke pasar-pasar miliknya.

Tiba-tiba ada banjir besar datang. Cabe dan dagangan lain pedagang besar ini tidak ada yang beli/tidak laku.  Bahkan beberapa hari kemudian, cabe tersebut busuk karena terendam air.

Pedagang besar itu kemudian merencanakan menangkap petani tersebut dengan alat bukti cabe busuk tersebut. Bahkan kemudian juga meneror keluarganya dan penduduk desa yang ikut bekerja, serta menyita sawah-sawah milik penduduk desa tersebut.

Halaman
1234
Editor: Sri Handayani1
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved