Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Saat Pernikahan Impian Berubah Jadi Mimpi Buruk, Ini Deretan Kasus Penipuan Wedding Organizer

Berikut ini sejumlah kasus penipuan oleh wedding organizer yang pernah terjadi di lingkup Jabodetabek.

depositphotos
Ilustrasi pernikahan 

TRIBUNTERNATE.COM - Sedianya momen pernikahan selalu dibalut dengan suka cita.

Bagiamana tidak, pernikahan adalah momen di mana bersatunya dua insan menjadi satu untuk membangun bahtera rumah tangga.

Tidak hanya kedua mempelai yang sedang dilanda kebahagiaan. Masing-masing keluarga mempelai juga pasti tengah berbahagia.

Keluarga yang sedang menggelar acara pernikahan pasti ingin mempersembahkan yang terbaik untuk para tamu yang hadir.

Dari mulai desain interior gedung, rangkaian acara, baju dan tata rias para pengantin, makanan higga musik yang dibawakan dalam pesta.

Wajar saja, pesta pernikahan bisa dibilang hanya diselenggarakan satu kali seumur hidup.

Jadi tidak heran keluarga menggelontorkan yang besar untuk mempersembahkan yang terbaik.

Salah satu caranya dengan menyewa jasa wedding organizer yang tepat.

Namun, ada kalanya rencana tersebut tak berjalan mulus. 

Seperti yang menimpa sejumlah pasangan yang menjadi korban penipuan wedding organizer. 

Bayangan mereka akan pernikahan impian dan mengundang banyak tamu menjadi mimpi buruk tatkala katering tidak datang, dekorasi kosong melompong, hingga perias yang tak hadir di lokasi acara.

Pihak wedding organizer pun pergi tanpa jejak membawa uang pembayaran yang sudah lunas.

Kompas.com merangkum sejumlah kasus penipuan oleh wedding organizer yang pernah terjadi di lingkup Jabodetabek. Berikut deretan nama-namanya:

1. Khalisha Enterprise

c
Kasat Reskrim Polresta Depok Komisaris Putu Kholis (kemeja putih) bersama dengan Galih Darma Dewangga (baju tahanan) saat berada di Mapolresta Depok, Senin (18/9/2017). Galih adalah pemilik Wedding Organizer Khalisha yang terlibat penipuan terhadap sejumlah calon pengantin di Depok.(Kompas.com/Alsadad Rudi)

Pemilik Khalisha Enterprise yang berinisial GDD telah ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak kepolisian pada pertengahan 2017.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved