Dapat Untung Rp 1 Miliar, Otak Pembobol Rekening Rupanya Lulusan Kelas 2 SD: Kerjaannya Santai
Sosok Desar, otak pembobol rekening yang berusia 20 tahun menuturkan pengakuannya.
"Iya," aku Desar.

"Kesulitan ekonomi?" tegas Balques Manisang.
"Awalnya," imbuh Desar.
Desar memaparkan, pembobolan rekening itu bisa dilakukan karena dirinya mengenal oknum perbankan berinsial H.
Ia mengaku, mendapatkan kontak oknum perbankan itu di Facebook dan kemudian ia menghubunginya.
"Bayarnya 1 nama Rp 100 ribu. Mudah melakukan (red: pembobolan rekening) dan kerjanya nyantai saja, sambil main hp di kamar," tegas Desar.
Desar menegaskan, pembobolan yang mudah dilakukan itu yakni berupa kartu kredit.
Bahkan Desar menuturkan, ia sejak awal bekerja sama dengan oknum perbankan (H) untuk membeli data nasabah demi melakukan aksinya tersebut.
"Sejak awal sama H saja karena dia simple dan enak," tegas Desar.
• Polisi Dibuat Garuk Telinga saat Beberkan Identitas Pacar Lucinta Luna, Abash: Itu Apa Istrinya Ya?
• Fakta Terbaru Sabik Jual Istri: Sang Istri Sudah Hamil 4 Bulan Tetap Dipaksa Layani Teman Suami
8 Tersangka Pembobol Rekening
Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya menangkap delapan tersangka terkait kasus pembobolan rekening melalui nomor telepon seluler milik wartawan senior, Ilham Bintang.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menjelaskan, tersangka merupakan sindikat penipuan asal Palembang, Sumatera Selatan.
Masing-masing tersangka berinisial D, H, H, R, T, W, J, A.
"Menangkap delapan pelaku yang salah satunya D, merupakan otak dari tindak pidana ini. D ditangkap di Palembang, Sumatera Selatan," kata Yusri di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (5/2/2020).
Saat D diamankan di kediamannya di Palembang, polisi menemukan barang bukti berupa senjata api.