Breaking News:

Banjir Jakarta

Ferdinand Hutahaean Naik Pitam saat Ditanya Geisz Chalifah Bersekolah SMA Dimana: Saya Nggak Sekolah

Komisari Ancol, Geisz Chalifah membuat amarah Politikus Demokrat Ferdinand Hutahaean meledak.

Editor: Sri Handayani1
Youtube TV One
Komisari Ancol, Geisz Chalifah membuat amarah Politikus Demokrat Ferdinand Hutahaean meledak. 

"So what?" celetuk Irma Suryani.

"Saya terangkan dulu, jadi yang kemarin katanya Monas itu cagar budaya dan tidak boleh seenaknnya, selama ini yang dimaksud cagar budaya itu ukurannya sampai mana?" jelas Geisz Chalifah.

"Karena selama ini Monas resmi menjadi lomba balapan gocar, lomba balapan motor, itu resmi," tambahnya.

Geisz Chalifah kemudian menjelaskan soal penebangan ratusan pohon di Monas.

Ia mengatakan Pemprov DKI Jakarta akan kembali melakukan penghijaun di kawasan tersebut.

SIMAK VIDEONYA:

Begini Beda Jawaban Nurmansjah Lubis & Riza Patria, Cawagub DKI yang Diminta Bela Anies soal Banjir.

Merasa Aneh Urusan Banjir Selalu Anies Baswedan yang Disalahkan, Fadli Zon: Ini Interconnected

Anggap Anies Buat DPRD DKI Lebih Bermartabat Tak Seperti Ahok, Geisz Chalifah: Prestasi Luar Biasa!

Geisz Chalifah membandingkan cara Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ahok dalam memperlakukan DPRD DKI Jakarta.

Hal tersebut disampaikan Geisz Chalifah saat menjadi narasumber di acara Indonesia Lawyers Club (ILC) pada Selasa, (25/2/2020).

Mulanya Geisz Chalifah mengatakan Anies Baswedan memiliki segudang pretasi.

TONTON JUGA

Namun menurutnya preastasi Anies Baswedan yang paling luar biasa, adalah menjadikan DPRD DKI Jakarta sebagai mitra Pemprov DKI Jakarta.

Tak cuma itu, Geisz Chalifah juga menilai Anies Baswedan membuat DPRD DKI Jakarta menjadi lebih mempunyai harga diri.

"Anies ini selain banyak prestasi yang lain lebih dari 40 prestasi yang dia miliki," ucap Geisz Chalifah dikutip TribunJakarta.com dari YouTube ILC, pada Rabu (26/2/2020).

"Satu prestasi dia yang luar biasa, menjadikan DPRD itu mitra, menjadikan DPRD itu bermartabat," imbuhnya.

Geisz Chalifah kemudian mengungkit soal bagaimana Ahok memperlakukan DPRD DKI Jakarta selama ia menjabat sebagai gubernur.

"Sebelumnya DPRD dicederakan seperti apa?" kata Geisz Chalifah.

"Bagaimana pertarungan antara Pemprov dengan DPRD?"

"Bagaimana kita melihat DPRD? Apa citra DPRD?"

"Rusak!" tegasnya.

Geisz Chalifah menilai Anies Baswedan tak pernah mencemooh DPRD DKI Jakarta dengan kata-kata yang tidak mengenakan.

Penelusuran TribunJakarta.com, pada pembahasan APBD 2015 DKI Jakarta Ahok menyebut oknum DPRD sebagai pencuri uang rakyat.

"Tapi oleh Anies dimartabatkan dijadikan patner, tidak dikatakan nenek lu, tidak dikatakan maling," kata Geisz Chalifah.

"Setiap kritik kita terima, mari berdialog,"

"Itu bernegara bu," imbuhnya.

Geisz Chalifah juga membahas soal perkataan Ahok terkait hujan dan banjir saat masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.

"Dan Anies tidak pernah mengatakan 'kalaupun tuhan menghadirkan hujan berhari-hari Jakarta enggak akan banjir', tapi besoknya Jakarta banjir itu yang mengatakan junjungannya Guntur Romli," ucap Geisz Chalifah.

"Kesombongan yang kayak gitu," imbuhnya.

Mendengar penjelasan Geisz Chalifah, anggota DPRD DKI Jakarta fraksi PDI Perjuangan, Ida Mahmudah hanya tersenyum tipis.

SIMAK VIDEONYA:

(TribunJakarta.com/Rr Dewi Kartika H)

Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Ditanya SMA Dimana saat Bahas Revitalisasi Monas, Amarah Ferdinand Hutahaean Meledak: Gak Sekolah!

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved