Lebaran 2020
Ini Syarat dan Cara Daftar Mudik Gratis Bareng BUMN 2020, Siapkan KTP hingga STNK Motor
Ini syarat dan tata cara pendaftaran untuk mengikuti program mudik gratis bareng BUMN.
TRIBUNTERNATE.COM - Ini syarat dan tata cara pendaftaran untuk mengikuti program mudik gratis bareng BUMN.
Mudik Gratis Bareng BUMN merupakan perwujudan peran BUMN sebagai agent of development yang dilandasi semangat bernilai sosial tinggi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat merayakan Lebaran di kampung halaman.
Jasa Raharja ditunjuk sebagai Ketua Satuan Tugas oleh Kementerian BUMN yang didukung dengan adanya anggota sebanyak 106 dari perusahaan BUMN lainnya, total ada sekitar 107 BUMN.
Hal tersebut didasarkan atas adanya SK-32/MBU/1/2020 Tanggal 23 Januari 2020 Tentang Pembentukan Satuan Tugas Mudik Gratis Tahun 2020.
• Catat! Pendaftaran Mudik Gratis Kemenhub Mulai Dibuka 23 Maret, Pemerintah Sediakan 1.317 Bus

Jika ingin ikut mudik gratis bareng BUMN, ada beberapa persyaratan yang dibutuhkan calon pemudik.
Dikutip dari Mudikbumn.co.id, Jumat (13/3/2020) berikut syarat yang dibutuhkan calon pemudik.
1. KTP
2. Kartu Keluarga (KK)
3. SIM C
4. STNK Motor
Nantinya untuk menunjang sarana kegiatan mudik gratis ini, BUMN akan membantu dalam pengadaan transportasi bus oleh Damri, transportasi kapal laut oleh Pelni dan ASDP, transportasi kereta api oleh PT KAI, transportasi pesawat udara oleh Garuda Indonesia serta atribut pemudik oleh Sarinah.
• Mulai Dijual Hari Ini, Berikut 5 Cara Memesan Tiket Kereta Api Mudik Lebaran 2020
Pendaftaran mudik gratis bareng BUMN akan dimulai pada bulan Maret 2020 dengan menerapkan sistem Pendaftaran Online.
Pendaftaran dengan Moda Kereta Api dimulai tanggal 10 hingga 14 Maret 2020 melalui Aplikasi mobile JRku yang dapat diunduh di Google Play Store dan App Store.
Selain itu untuk Moda Bus dan Kapal Laut dibuka mulai tanggal 31 Maret hingga 17 April 2020 melalui website https://mudik.jasaraharja.co.id atau Aplikasi JRku.

Untuk tahun 2020 ini, rencananya target pemudik yang akan diberangkatkan sejumlah 275.000 orang.