Virus Corona
TPU Tegal Alur & Pondok Ranggon Jadi Lokasi Pemakaman Pasien Corona, Ini Alasannya
TPU Tegal Alur dan TPU Pondok Ranggon dijadikan lahan untuk memakamkan pasien virus corona atau Covid-19.
TRIBUNTERNATE.COM - TPU Tegal Alur dan TPU Pondok Ranggon dijadikan lahan untuk memakamkan pasien virus corona atau Covid-19.
Kepala Bidang Pemakaman Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta Siti Hasni pun menjelaskan salah satu alasannya.
Menurut Siti, lahan pemakaman di TPU Tegal Alur masih luas dan kosong dan di TPU Tegal Alur tidak ada pembedaan blok.
"Jadi (memakamkan) cari lahan kosong, kalau suatu saat ada kelebihan lahan juga untuk pemakaman umum, ya kenapa enggak," ucap Siti saat dihubungi, Rabu (25/3/2020).
• Total Pasien Positif Corona Meninggal di Indonesia Ada 58, Tersebar di 11 Wilayah, Ini Daftarnya
• UPDATE Sebaran Virus Corona di Indonesia Rabu (25/3/2020): Jawa Tengah Tambah 19 Kasus Baru
Nantinya, setelah wabah corona ini mereda, kompleks pemakaman akan berjalan seperti biasa yakni dengan memanfaatkan lahan kosong.
"Kami gunakan juga untuk pemakaman umum kalau nanti sudah selesai wabah ini bagian sebelah-sebelahnya masih ada lahan kosong lagi untuk pemakaman jenazah biasa kenapa tidak kita gunakan," lanjut Siti.
Diberitakan sebelumnya, TPU Tegal Alur yang berada di kawasan Kalideres Jakarta Barat menjadi lahan pemakamam bagi pasien yang meninggal karena Covid-19.
• UPDATE: Tambah 105, Total Pasien Positif Corona di Indonesia Ada 790 Orang, 31 Sembuh & 58 Meninggal
• BREAKING NEWS: Pangeran Charles Positif Terinfeksi Virus Corona
Komplek pemakaman yang berada di ujung Jakarta Barat ini tidak ada blok khusus bagi mereka pasien meninggal akibat Covid-19.
"Blok khusus untuk penyakit menular tidak ada. Kami gunakan makam pada umumnya," ucap Siti.
Selain TPU Tegal Alur lahan rujukan bagi pemakaman pasien Covid-19 juga berada di TPU Pondok Ranggon.
(Kompas.com/Bonfilio Mahendra Wahanaputra Ladjar)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Luasnya Lahan TPU Tegal Alur Jadi Pertimbangan Lokasi Pemakaman Pasien Covid-19"