Demo DPRD
Rekap Korban Aksi Ricuh di 5 Daerah: Makassar Paling Parah, 3 Meninggal
Aksi unjuk rasa pecah di berbagai daerah di Indonesia pasca kematian Affan Kurniawan (21), seorang pengemudi ojek online yang tewas dilindas
TRIBUNTERNATE.COM– Aksi unjuk rasa pecah di berbagai daerah di Indonesia pasca kematian Affan Kurniawan (21), seorang pengemudi ojek online yang tewas dilindas kendaraan taktis Brimob saat mengantar pesanan di Jakarta, Kamis (28/8/2025).
Insiden tragis ini memicu gelombang aksi solidaritas dari komunitas ojol, mahasiswa, dan masyarakat di sejumlah provinsi.
Tuntutan utama mereka adalah keadilan atas kematian Affan serta penolakan kenaikan gaji dan tunjangan DPR RI, yang dinilai tidak etis di tengah kondisi sosial yang sulit.
Baca juga: Gedung DPRD NTB Dibakar, Bendera Merah Putih Diturunkan, Massa Serukan Revolusi
Namun, sebagian aksi berakhir ricuh, menyebabkan kerusakan fasilitas publik, bentrokan antara demonstran dan aparat, serta korban jiwa dan luka-luka.
Berikut rangkuman korban di lima daerah, yang dilansir dari Tribunnews.com :
1. Makassar (Sulawesi Selatan)
Korban Meninggal Dunia: 3 Orang.
Kerusuhan paling parah terjadi di Gedung DPRD Makassar, yang dibakar massa pada Sabtu (30/8/2025).
Aksi bermula dari demonstrasi damai yang berubah menjadi amukan massa saat tidak satu pun anggota dewan hadir menemui pendemo.
Korban jiwa :
- Abay, fotografer Humas DPRD Makassar.
- Sabrina, staf perempuan DPRD.
- Saiful, pejabat Kecamatan Ujung Tanah, tewas setelah melompat dari lantai empat untuk menyelamatkan diri dari kobaran api.
Gedung DPRD hangus terbakar, dan aparat kesulitan mengendalikan massa karena jumlah yang besar dan kemarahan yang meluap.
2. Semarang (Jawa Tengah)
Korban Luka-luka: 20 Orang
Bentrokan terjadi di sekitar Kantor Gubernur Jateng dan Mapolda Jawa Tengah, juga di Kota Solo dan Magelang.
Massa melempari petugas, sementara aparat menembakkan gas air mata dan melakukan pembubaran paksa.
Data korban :
- 7 anggota polisi luka-luka.
- 13 demonstran terluka, sebagian karena pukulan dan sesak napas akibat gas air mata.
Polda Jateng menyebut sebagian korban mengalami luka di kepala, memar, dan trauma pernapasan.
3. Jambi
Korban Luka-luka: 13 Orang
| Besok Pemuda dan Mahasiswa di Halmahera Selatan Dijadwalkan Aksi Besar-besaran |
|
|---|
| Kapolda Malut Irjen Pol Waris Agono Minta Maaf atas Insiden Demo Halsel, Siap Evaluasi Pengamanan |
|
|---|
| Kasi Intel Kejari Taliabu Harry Arfhan Minta Maaf, Buntut Usir Wartawan dan Aparat Saat Unjuk Rasa |
|
|---|
| Diduga Tiru Pernyataan Ahmad Sahroni, Anggota DPRD Halmahera Selatan dari PDI-P Tuai Sorotan |
|
|---|
| Kena Pukulan Pentungan Aparat Saat Unjuk Rasa, Aisun Salim Lapor ke Polres Halmahera Selatan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/Gedung-DPRD-Makassar-terbakar.jpg)