Virus Corona

Molor 2 Hari, Panglima TNI: RS Corona di Pulau Galang Akan Beroperasi 30 Maret 2020

Persiapan RS di Pulau Galang yang akan dijadikan Rumah Sakit Corona mengalami kemoloran selama dua hari.

Molor 2 Hari, Panglima TNI: RS Corona di Pulau Galang Akan Beroperasi 30 Maret 2020
Puspen TNI/Puspen TNI
Panglima TNI Marsekal TNI Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P. bersama Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Kepala BNPB Doni Monardo dan Wakil Kepala BIN Letjen TNI (Purn) Teddy Laksmana, meninjau tempat yang akan dijadikan Rumah Sakit Khusus Penanganan Penyakit Menular di Pulau Galang, Batam, Provinsi Kepulauan Riau, Rabu (4/3/2020). 

TRIBUNTERNATE.COM – Tak hanya di Wisma Atlet, Gedung Observasi khusus menangani pasien terpapar virus termasuk virus corona juga akan dibangun di sekitar lahan Rumah Sakit (RS) eks Kamp Vietnam, Kelurahan Sei Jantung, Kecamatan Galang, Batam, Kepulauan Riau (Kepri).

Namun tampaknya pembangunan di Rumah Sakit di Pulang Galang ini diperkirakan molor penyelesaiannya.

Hal ini diketahui dari hasil peninjauan yang dilakukan Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto yang didampingi Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dan Kapolri Jenderal (Pol) Idham Azis saat mengunjungi lokasi pembangunan gedung observasi di eks kamp pengungsi Vietnam, Rabu (25/3/2020) siang tadi.

Pangeran Charles Positif Virus Corona setelah Tunjukkan Gejala Ringan, Bagaimana dengan Camilla?

TPU Tegal Alur & Pondok Ranggon Jadi Lokasi Pemakaman Pasien Corona, Ini Alasannya

Hadi, begitu pangilan akrab Panglima TNI mengatakan gedung observasi ini diperkirakan siap pembangunannya tiga hari kedepan, namun efektif dipergunakan, Senin (30/3/2020) mendatang.

“Dari hasil peninjauan hari ini, tiga hari ke depan pengerjaan gedung observasi ini rampung dan Senin besok baru efektif dipergunakan,” kata Hadi usai meninjau gedung Observasi eks Kamp Vietnam.

Menurutnya meski gedung observasi ini akan selesai pengerjaannya tiga hari lagi, namun sampai saat ini pihaknya mengaku masih perlu melatih tenaga medis, agar bisa mengoperasikan gedung observasi ini.

Sehingga, Senin 30 Maret 2020 besok gedung observasi ini bisa dioperasikan secara maksimal.

Lebih jauh Hadi mengatakan pembangunan terus dilakasanakan sampai dengan target yang dinginkan tercapai.

Saat ini untuk ruang observasi sudah siap 340 tempat tidur dan untuk ruang Isolasi sendiri sudah siap 20 tempat tidur.

“Ruang Isolasi ini beda, sebab ruang isolasi yang dibangun ini adalah isolasi ICU sehingga dilengkapi dengan tekanan negatif, AC standar HEPA, oksigen ada di dalam dan kamar mandi ada di dalam,” jelas Hadi.

Prosesi Pemakaman Ibunda Jokowi Digelar Kamis Siang, Jenazah Akan Dimakamkan di Karanganyar

Viral Keluarga Nekat Bongkar Plastik Jenazah Pasien PDP Corona dan Bawa Pulang dengan Mobil Sendiri

Peralatan dibawa dari Jakarta

Untuk peralatan sendiri, Hadi mengaku akan masuk Kamis (26/3/2020) dengan didukung pesawat Hercules dari Jakarta.

 Dan begitu tiba di gedung observasi galang ini, alat-alat tersebut akan langsung diinstal sehingga tenaga medisnya bisa langsung belajar dan Senin besok penggunaanya berjalan maksimal.

Sebelumnya Presiden Joko Widodo menargetkan rampungnya pembangunan gedung observasi yang diperuntukan untuk menangani pasien yang terpapar virus ini rampung dan dapat dipergunakan pada tanggal 28 Maret 2020.

Akan tetapi, seiring pengerjaanya gedung observasi ini dapat dipergunakan secara maksimal Senin 30 Maret 2020. (Kompas.com/Hadi Maulana)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Molor 2 Hari, RS Corona di Pulau Galang Akan Beroperasi 30 Maret 2020"

Editor: Sri Handayani1
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved