Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Virus Corona

Curhat Demam karena Cari Bantuan APD, Tenaga Medis Covid-19: Aku Ikhlas Mati Konyol Begini

Viral di media sosial Twitter soal curhatan seorang tenaga di rumah sakit ke temannya melalui pesan WhatsApp.

Editor: Sansul Sardi
Kompas.com
Ilustrasi virus corona 

TRIBUNTERNATE.COM -- Curhatan seorang tenaga medis kepada temannya beredar di media sosial.

Pesan curhatan di aplikasi WhatsApp itu pun menjadi viral di media sosial.

Pasalnya, tenaga medis itu mengirim pesan dengan meminta maaf kepada teman-temannya.

Sebab, ia tak tahu apa yang akan terjadi pada dirinya ke depan.

Ia mengatakan kalau dirinya sudah ikhlas jika harus mati konyol.

Hal itu dikarenakan bantuan Alat Perlindungan Diri (APD) yang ramai di media itu tak pernah sampai di IGD tempat ia bekerja.

Alhasil, tenaga medis harus berkerja dengan APD ala kadarnya.

Ia pun sampai kelelahan karena mencari bantuan APD ke mana-mana.

Malahan, dirinya sempat dirawat tiga hari karena kelelahan dan panasna sampai 39,6 derajat.

Tapi beruntung dirinya masih negatif Covid-19.

Presiden Jokowi Terbitkan Keppres Tetapkan Wabah Covid-19 Jadi Bencana Nasional

Titi DJ Lemas dan Panik Stephanie Poetri Terjebak di Amerika: Jantungku Jatuh ke Bawah

Namun ia tak tahu keesokan harinya akan seperti apa nasibnya.

Kisah itu dibagikan oleh pemilik akun Twitter @mllesoneda Minggu (12/4/2020).

"Apa gak nangis tiba2 dichat begini sama temen sendiri," tulis pemilik akun.

Curhatan tenaga medis
Curhatan tenaga medis (Twitter)

Ia pun memposting chat Whatsapp dengan rekannya yang diberi nama Ka Ula tersebut.

"Pik

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bogor
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved