Sabtu, 11 April 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

MotoGP

Bukan Valentino Rossi, Ternyata Sosok Ini yang Punya Rekor Kemenangan 100 Persen

Valentino Rossi menjadi salah satu pembalap paling berpengaruh saat ini dengan sembilan gelar juara dunia dari tiga kelas balap yang diikutinya.

MotoGP
Valentino Rossi hanya mampu finish ke-4 di MotoGP San Marino yang merupakan home race baginya 

TRIBUNTERNATE.COM - Valentino Rossi rupanya tidak memiliki presentase kemenangan 100 persen dalam satu musim meski mengoleksi sembilan gelar juara dunia dari tiga kelas balap yang diikutinya. 

Valentino Rossi menjadi salah satu pembalap paling berpengaruh saat ini.

Namun, Valentino Rossi tidak memiliki presentase kemenangan 100 persen dalam satu musim.

Pembalap yang memiliki catatan sempurna daripada Valentino Rossi dalam satu musim ada dua yakni John Surtees (Britania Raya).

Surtees sampai saat ini tercatat sebagai pembalap pertama dan satu-satunya yang mampu memenangi dua gelar dunia pada ajang berbeda yaitu MotoGP serta Formula 1.

Surtees pada musim 1959 mengukir catatan kemenangan 100 persen saat mengendarai motor tim MV Agustsa dengan melakukan sapu bersih tujuh kemenangan.

Surtess menutup penampilannya di kelas 500cc pada 1959 dengan torehan 32 poin.

Dia unggul sepuluh poin dari rekan setimnya, Remo Venturi (Italia). yang menduduki posisi kedua dalam klasemen akhir pembalap.

Dari tujuh balapan yang berlangsung, hanya ada satu seri yang kini masuk kalender balap MotoGP 2020 yakni GP Belanda di Sirkuit Assen.

Torehan persentase kemenangan sempurna milik Surtees kemudian disamai oleh Giacomo Agostini (Italia).

Agostini meraih jumlah kemenangan lebih banyak daripada pembalap sebelumnya.

Catatan itu dia dapat saat menjadi juara kelas 500cc pada 1968 dengan naik podium kampiun sebanyak 10 kali.

Berkat hasil tersebut, Agostini mengumpulkan 48 poin dan unggul dari rival terdekatnya, Jack 

Saat menjuarai kelas 500cc 1968, Agostini naik podium pertama sebanyak 10 kali. Dia mengakhiri kompetisi dengan torehan 48 poin atau unggul 14 poin dari Jack Findlay (Australia).

Kala itu, jumlah seri balap belum sebanyak sekarang sehingga peluang untuk menyabu bersih kemenangan cukup besar.

Sumber: BolaSport.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved