Miliki Kekayaan 1,3 Miliar Dollar AS, Kanye West Resmi Masuk Daftar Miliarder Dunia Versi Forbes

Kanye West menempati peringkat Nomor dua sebagai musisi berpenghasilan tertinggi di dunia versi Forbes.

Larry Busacca/GETTY IMAGES NORTH AMERICA / AFP
Kanye West menghadiri perhelatan Manus x Machina: Fashion In An Age Of Technology Costume Institute Gala atau yang biasa disebut Met Gala di Metropolitan Museum of Art, New York, Senin (2/5/2016). 

TRIBUNTERNATE.COM - Siapa yang tak kenal dengan Rapper dan pengusaha Kanye West?

Yah suami Kim Kardashian ini akhirnya resmi masuk ke daftar miliarder dunia versi Forbes.

Seperti diketahui pada November lalu, West muncul di atas panggung bersama desainer YEEZY Steven Smith selama Fast Company Innovation Festival.

Di sana ia mengkritik publikasi bisnis tersebut, karena tidak memasukannya ke dalam daftar miliarder meskipun dirinya menunjukkan penerimaan sebesar 890 juta Dollar AS (sekitar Rp 14 triliun).

"Jika orang-orang menilai bahwa menyebut diri seorang miliarder adalah hal yang kasar, saya katakan saya mungkin akan secara legal mengubah nama saya menjadi "Christian Genius Billionaire Kanye West" selama setahun sampai Anda semua tahu persis apa itu," ungkapnya selama wawancara.

Pada akhir 2019, Kanye menempati peringkat Nomor dua sebagai musisi berpenghasilan tertinggi di dunia versi Forbes, dengan penghasilan 150 juta Dollar AS per tahun (sekitar Rp 2,33 triliun) berkat penjualan YEEZY.

Dari Bos Djarum hingga Chairul Tanjung, Ini 15 Orang Terkaya di Indonesia Tahun 2020 Versi Forbes

Cucu Tertua Luhut Binsar Panjaitan Masuk Majalah Forbes, Begini Sosok Faye Hasian Simanjuntak

West sempat naik pitam ketika dirinya keluar dari daftar tahunan miliarder dunia Forbes bulan lalu.

Suami dari Kim Kardashian itu kemudian mengirimkan sebuah teks yang menuduh Forbes sengaja menghapus namanya, karena latar belakang ras.

Namun setelah melakukan penghitungan kembali catatan keuangan West, Forbes kini memasukannya ke dalam daftar.

YEEZY memang sukses dengan penilaian 1,5 miliar Dollar AS (sekitar Rp 23 triliun), namun struktur pembayarannya sebetulnya sedikit lebih kompleks.

Halaman
123
Editor: Sri Handayani1
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved