Persiapan Masuk Sekolah, Kemenko PMK: Skenario Terburuk Tahun Ajaran Baru Dimulai Januari 2021
Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan mempersiapkan skenario dimulainya pembelajaran bagi pelajar Indonesia.
TRIBUNTERNATE.COM - Dunia pendidikan di Indonesia saat ini mendapat imbas yang begitu nyata dari dampak virus corona atau covid-19.
Melihat hal ini Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) tengah mempersiapkan skenario dimulainya pembelajaran bagi pelajar Indonesia setelah pandemi Covid-19.
Di mana skenario pembukaan sekolah terutama untuk melanjutkan Tahun Ajaran 2019-2020 yang tertunda hingga memulai Tahun Ajaran baru 2020-2021.
Skenario pembelajaran bisa mulai pada Juli atau Agustus dan Desember bahkan Januari 2021.
• Kata Mendikbud Nadiem Makarim soal Dampak Positif dan Negatif Corona di Dunia Pendidikan
• Pesan Nadiem Makarim di Hardiknas 2020: Belajar Tidak Selalu Mudah, Ini Saatnya Mendengar Nurani
Dikutip dari laman Kemko PMK, sedikitnya ada tiga skenario yang telah disiapkan.
Seperti yang dikatakan oleh Deputi Bidang Koordinasi Pendidikan dan Agama Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) Agus Sartono dalam rapat koordinasi dalam rapat koordinasi Kemenko PMK membahas Persiapan Masuk Kembali ke Sekolah melalui telekonferensi di Jakarta, kemarin Jumat (1/5/2020).
Skenario pertama adalah skenario optimis yakni sekolah dibuka kembali akhir bulan Juli atau pertengahan Agustus.
Skenario kedua adalah pesemis apabila Covid-19 berakhir di akhir 2020, yakni menggunakan pembelajaran daring dengan fokus kepada daerah yang tidak mendapatkan akses listrik dan internet.
Sehingga mendapatkan hak pembelajaran dan dilakukan evaluasi jangkauan TVRI apakah bisa menjangkau sekolah yang tidak memiliki listrik.
Skenario ketiga yaitu apakah dimungkinkan mengubah awal tahun pembelajaran baru di bulan Januari 2021.
"Laporan Bapak Menko (Muhadjir Effendy) kepada Bapak Presiden adalah pembelajaran pada semester ini belum dapat dibuka kembali," ungkap Agus.
Adapun berdasarkan salinan dari hasil rapat koordinasi yang diterima Tribunnews.com, skenario terburuk atau skenario ketiga pembelajaran bisa diubah ke awal tahun ajaran baru pada Januari 2021.
Sejumlah konsekuensi juga dipikirkan oleh Pemerintah, termasuk revisi mekanisme dan aturan Penerimaan Peserta Didik BAru (PPDB).
• Tak Semua Bisa Akses Internet, Nadiem Makarim Gandeng TVRI, Luncurkan Program Pembelajaran Lewat TV
• Survei IPO Sebut 5 Menteri Berkinerja Buruk & Layak Diganti: Ada Yasonna hingga Nadiem, Ini Sebabnya
Di antaranya yakni:
1. Program reguler berlaku pada jenjang dikdasmen. Untuk jenjang dikti menyesuaikan