Virus Corona
Warga di Polewali Mandar Protes Dokter Positif Covid-19 Tak Diisolasi di RS hingga Tutup Akses Jalan
Warga Mambulilling, Polewali Mandar, Sulawesi Barat, mendatangi rumah seorang dokter yang positif terinfeksi virus corona, Jumat (1/5/2020).
Warga khawatir dokter salah satu rumah sakit di Polewali Mandar itu menularkan virus corona ke tetangganya.
Selain meminta dokter itu dievakuasi ke rumah sakit, warga juga meminta adanya disinfeksi di lingkungan tempat tinggal mereka.
• Syahrini Jalani Tes Swab Corona, Istri Reino Barack: Alhamdulillah Negatif Semua
• UPDATE Sebaran Virus Corona di Indonesia Minggu (3/5/2020): 80 Kasus Baru di Jatim, DKI Tembus 4.463
"Rumah saya dengan pasien hanya berjarak sekitar 50 meter.
Kalau bisa kosongkan dulu rumah pasien, karena masyarakat disini betul-betul cemas," ujar Asrianto, salah satu warga yang ikut protes.
Setelah melakukan protes, warga juga menutup jalan menuju rumah dokter yang sedang mengisolasi diri.
Jalur ke rumah kasus Covid-19 kedua di Polewali Mandar itu dihalangi dengan batang bambu.
Menurut Asrianto, warga tidak bermaksud untuk mengucilkan dokter yang sedang terjangkit virus corona.
Mereka hanya meminta Gugus Tugas Covid-19 Polewali Mandar agar bertindak sehingga penularan bisa dicegah.
"Kami di sini bukan mau menyudutkan pasien. Justru kami akan mendoakan pasien agar cepat sembuh.
Pasien harus diberi support agar tetap semangat. Semoga beliau cepat sembuh," kata Asrianto.
Aksi protes warga itu mendapat respons dari sejumlah pejabat setempat.
Camat Polewali Sarifuddin Wahab mengimbau masyarakat agar tidak panik dan bertindak main hakim sendiri.
Sarifuddin juga meminta warga Mambulilling mendukung proses penyembuhan dokter yang sedang mengisolasi diri.
"Mari kita beri support dan doakan beliau agar pasien cepat sembuh," kata Sarifuddin.
Sedangkan Pelaksana tugas Kepala Puskesmas Massenga, Asmelia, mengatakan tim medis dengan alat pengaman diri lengkap sudah memeriksa kondisi dokter tersebut.