Dua Pemain Arema FC Dinyatakan Reaktif Covid-19
Dua pemain Arema FC diduga terpapar virus corona setelah hasil rapid test keduanya dinyatakan reaktif.
TRIBUNTERNATE.COM - Dua pemain Arema FC diduga terpapar virus corona setelah hasil rapid test keduanya dinyatakan reaktif.
Dilansir BolaSport.com dari Kompas.com, dua pemain dan seorang pelatih Arema FC menjalani tes cepat tersebut secara pribadi.
Rapid test guna melengkapi dokumen saat mereka ingin bepergian ke daerah lain.
Setelah hasilnya keluar, kedua pemain dinyatakan reaktif.
Sementara pelatih dinyatakan non-reaktif.
• Hengkang dari Arema FC, Hamka Hamzah Diisukan ke Persik Kediri, Ini Tanggapan Pelatih Macan Putih
Belum diketahui secara pasti alasan di balik keduanya mendapatkan hasil reaktif.
Hingga kini, klub Arema FC belum memberikan keterangan resmi soal pemainnya yang telah dinyatakan reaktif.
Besar kemungkinan keduanya secara tidak sadar terpapar saat bepergian.
Sejatinya klub berjuluk Singo Edan selalu memberlakukan protokol kesehatan Covid-19.
Berbagai pencegahan rutin diterapkan, mulai dari kebersihan diri dan tempat tinggal.
• Resmi Hengkang dari Arema FC, Begini Jawaban Hamka Hamzah Soal Masa Depannya
Sebagai tindak lanjut, dua pemain yang dinyatakan reaktif akan menjalani swab test.
Test ini berjujuan untuk memastikan apakah hasil reaktif dipicu memang karena Covid-19 atau hal lain.
Menurut beberapa sumber, hasil reaktif pada seseorang itu bukan berarti otomatis menjadikannya positif corona.
Rapid test hanya digunakan untuk menunjukkan adanya antibodi di tubuh seseorang.
Antibodi sendiri merupakan mekanisme pertahanan diri tubuh dari infeksi yang dipicu baik virus, bakteri, dan zat beracun.