Ramai Artis Pamer Foto Wisuda, Sujiwo Tejo: Penjebol Sejarah adalah Mahasiswa DO, New Mainstream
Sujiwo Tejo menyebut jika sehebat-hebatnya lulusan universitas hanya akan sebagai penerus sejarah dan kebiasaan lama.
TRIBUNTERNATE.COM - Belakangan muncul challenge atau tantangan Wisuda LDR 2020 yang cukup ramai di media sosial, khususnya Instagram.
Tantangan tersebut bermula dari jurnalis sekaligus presenter Najwa Shihab yang membagikan potret lawas wisudanya.
Najwa Shihab ingin mengkampanyekan aksi dukungan untuk para mahasiswa lulusan 2020.
Kampanye dengan tanda pagar #WisudaLDR2020 bermaksud untuk memotivasi para pejuang skripsi di tengah pandemi Covid-19.
Dengan mengunggah foto wisuda diharapkan dapat mengurangi kesedihan para mahasiswa lulusan 2020 yang tak bisa merayakan wisuda secara langsung.
• Sederet Artis Kampanyekan Wisuda LDR 2020, Ernest Prakasa: Kok Gue Gak Paham Konsepnya Ya
• Unggah Foto Wisudanya, Najwa Shihab Kampanyekan #WisudaLDR2020 untuk Semangati Pejuang Skripsi
Namun rupanya hal itu menimbulkan pro dan kontra.
Tak sedikit public figure hingga tokoh penting mendukung hal tersebut.
Namun, beberapa di antaranya merasa hal itu justru membuat mahasiwa lulusan 2020 semakin sedih lantaran tak bisa merayakan kelulusan mereka.
Seperti Sujiwo Tejo yang menyampaikan pendapat berbeda.
Budayawan ini tak fokus pada mahasiswa yang berhasil menyelesaikan pendidikannya dan mendapat gelar sesuai dengan bidang yang digeluti.
Ia justru menyoroti mahasiswa drop out atau DO.
Hal itu diungkapkan Sujiwo Tejo melalui akun Twitternya, @sudjiwotedjo, Senin (8/6/2020) malam.
Dalam cuitannya, Sujiwo Tejo menyebut jika sehebat-hebatnya lulusan universitas hanya akan sebagai penerus sejarah dan kebiasaan lama.
Ia juga menyebut jika mahasiswa DO justru memiliki kontribusi untuk menciptakan sejarah atau disebutnya penjebol sejarah.
Mahasiswa DO, menurut Sujiwo Tejo, pantas diberi pujian karena mereka penjebol sejarah yang lama-lama akan dijadikan 'new mainstream'.