Breaking News:

Pemilik Bengkel di Malang Kaget Tagihan Listrik Capai Rp 20 Juta, Kapasitor Rusak, PLN Minta Dicicil

Pemilik bengkel di Desa Bedali, Kecamatan Lawang, Malang, Jawa Timur terkejut dengan tagihan listrik bengkelnya.

dok PLN
Ilustrasi listrik PLN. 

TRIBUNTERNATE.COM - Sejumlah masyarakat mengeluhkan tagihan listrik melonjak di tengah pandemi virus corona atau Covid-19.

Hal itu pula yang dirasakan oleh Teguh Wuryanto. 

Pemilik bengkel di Desa Bedali, Kecamatan Lawang, Malang, Jawa Timur itu terkejut dengan tagihan listrik bengkelnya.

Teguh mengatakan, tagihan listrik naik 20 kali lipat menjadi Rp 20.158.686, 00 (Dua puluh juta seratus lima puluh delapan ribu enam ratus delapan puluh enam rupiah).

Tak hanya kaget, Teguh pun keheranan dengan jumlah tagihan listrik itu.

Sebab, Teguh merasa jarang menggunakan alat di bengkelnya semenjak pandemi Covid-19.

Banyak Aduan Tagihan Listrik Melonjak, Pemerintah Akan Terjunkan Tim Cek Investigasi

Tagihan PLN Melonjak? Ini Skema Cicilan Pembayaran hingga Cara Mengecek Data Pemakaian Listrik

Penggantian meteran listrik

z
Ilustrasi listrik PLN(dok PLN)

Teguh bercerita, naiknya tagihan listrik terjadi sejak meteran listrik bengkelnya diganti dari analog ke digital.

Penggantian dilakukan pada Januari 2020. Semenjak saat itu, tagihan mengalami kenaikan.

Kenaikan tagihan masih dirasa wajar hingga bulan Mei 2020.

Halaman
1234
Editor: Rohmana Kurniandari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved