5 Menteri yang Kinerjanya Dinilai Paling Tidak Memuaskan: Ada Menkes Terawan hingga Edhy Prabowo

Ada lima menteri yang kinerjanya paling rendah atau tidak terlalu memuaskan menurut responden.

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Presiden Joko Widodo didampingi Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengenalkan Kabinet Indonesia Maju di Halaman Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (23/10/2019). 

TRIBUNTERNATE.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut tidak ada progres yang signifikan dari kinerja para menteri di tengah pandemi Covid-19.

Jokowi bahkan menyampaikan ancaman reshuffle bagi menterinya yang masih bekerja biasa-biasa saja.

Lantas, siapa saja menteri yang kinerjanya dinilai paling rendah? 

Berikut lima menteri dengan kinerja paling tidak memuaskan.

Ada nama Menteri Kesehatan, dr Terawan Agus, Menteri Agama, Fachrul Razi, hingga Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi: Luhut Binsar Panjaitan.

Hal ini berdasarkan survei yang dirilis lembaga survei Arus Survei Indonesia (ASI), Jumat (19/6/2020) pekan lalu.

Jengkel Akan Kinerja Menteri di Tengah Pandemi, Jokowi Ancam Reshuffle Kabinet: Suasana Ini Krisis!

Dalam survei yang digelar pada 9 – 12 Juni 2020 di 34 provinsi di Indonesia, sebanyak 1.000 responden diberi dua pertanyaan terkait kinerja para menteri.

Yaitu, 'menurut Bapak/Ibu/Saudara, bagaimana kinerja para menteri' dan 'apakah Bapak/Ibu/Saudara setuju jika saat ini dilakukan perombakan/reshuffle kabinet Jokowi-Ma’ruf Amin?'

Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuat gestur mengangkat tangan setelah menyampaikan kemungkinan reshuffle kabinet, dalam Sidang Kabinet Paripurna, Kamis (18/6/2020), diunggah Minggu (28/6/2020).
Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuat gestur mengangkat tangan setelah menyampaikan kemungkinan reshuffle kabinet, dalam Sidang Kabinet Paripurna, Kamis (18/6/2020), diunggah Minggu (28/6/2020). (Capture YouTube Sekretariat Presiden)

Hasilnya, sebanyak 75,6 persen (gabungan sangat setuju dan cukup setuju) publik mengatakan setuju dengan adanya perombakan/reshuffle kabinet Jokowi.

Sementara 16,9 persen (gabungan kurang setuju dan sangat tidak setuju) mengatakan tidak setuju.

Halaman
1234
Editor: Rohmana Kurniandari
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved