Otomotif

Pindad Klaim Harga Mobil Maung Sipil Akan Lebih Murah Dibanding Versi Militer

Rencana PT Pindad (Persero) untuk memproduksi Maung versi sipil bakal segera terealisasi.

Editor: Gajali Fataruba
Dok. Pindad
Prabowo test drive Rantis Maung garapan Pindad 

TRIBUNTERNATE.COM - PT Pindad (Persero) akan menghadirkan mobil maung versi maung dengan harga yang lebih murah dibanding harga maung versi militer.

Rupanya rencana untuk memproduksi Maung versi sipil bakal segera terealisasi.

Direncanakan prosesnya akan dimulai pada 2021, atau setelah pemesanan untuk militer terpenuhi.

Abraham Mose, Direktur Utama PT Pindad, mengatakan bila kemungkinan besar pemesanan untuk versi sipil akan dibuka pada awal 2020 dengan beberapa varian yang akan dijajakan.

"Nanti kami akan ada beberapa varian, saat ini sendiri kami sedang membuat rancangan untuk sasis pendek (short wheel base).

Kita lihat nanti kebutuhan untuk pasar sipilnya akan seperti, tapi yang pasti kami menyediakan beberapa varian," kata Abraham kepada Kompas.com, Selasa (4/8/2020).

Daftar 10 Mobil Sedan Bekas Mulai Rp 100 Jutaan, Ada Camry, BMW hingga Mercy

Daftar 10 Mobil Bekas yang Dibanderol Rp 20 Jutaan: Hyundai Elantra hingga Suzuki Carry

Sedangkan untuk harga, Abraham sebelumnya mengklaim bila banderol Maung versi sipil akan lebih murah dibandingkan militer.

Kondisi tersebut lantaran ada beberapa perbedaan , seperti fitur, material, dan teknis lainnya.

Prototipe kendaraan taktis (rantis) Maung 4x4 produksi PT Pindad di Bandung, Jawa Barat, Rabu (22/7/2020). Kendaraan ini digunakan beberapa waktu lalu oleh Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto dan rencananya akan diproduksi secara massal.
Prototipe kendaraan taktis (rantis) Maung 4x4 produksi PT Pindad di Bandung, Jawa Barat, Rabu (22/7/2020). Kendaraan ini digunakan beberapa waktu lalu oleh Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto dan rencananya akan diproduksi secara massal. (KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO)

Kondisi tersebut juga diakui oleh Direktur Strategis Pinda Rizka Putranto.

Menurut dia, dengan adanya bebeapa varian Maung nanti akan menciptakan rentang harga yang berbeda-beda tergantung dari kelengkapan yang diberikan.

"Kami akan lihat pasarnya seperti apa untuk komersialisasi, jadi tentu adanya varian akan membaut harga juga bervariasi.

Bisa jadi model sipil lebih murah atau justru di atas versi militer, karena nanti ada perbedaan kelengkapan fitur yang kami berikan," ucap Rizka.

Benarkah Simpan Ponsel atau Powerbank di Bagasi Motor Bisa Sebabkan Kebakaran? Berikut Penjelasannya

6 Pilihan Merek Motor Matik Baru di Bawah Rp 20 Juta, Ada Honda hingga Suzuki

"Contoh, misalnya kalau nanti audio Maung kita lengkapi lebih mewah, ada koneksi Bluetooth, lalu joknya kami kasih leather semua, tentu itu kan akan membuat harga berbeda juga, material juga bisa beda karena mungkin yang sipil kebutuhannya tidak sama dengan punya militer," kata dia.

Namun demikian, untuk seperti apa variannya, Rizka menjelaskan bila semua itu masih dalam kajian besar, temasuk soal arah market-nya.

Namun yang pasti, dia menjelaskan bila Maung nanti tak akan bersaing dengan SUV yang ada dipasaran saat ini.

Prototipe kendaraan taktis (rantis) Maung 4x4 produksi PT Pindad di Bandung, Jawa Barat, Rabu (22/7/2020). Kendaraan ini digunakan beberapa waktu lalu oleh Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto dan rencananya akan diproduksi secara massal.
Prototipe kendaraan taktis (rantis) Maung 4x4 produksi PT Pindad di Bandung, Jawa Barat, Rabu (22/7/2020). Kendaraan ini digunakan beberapa waktu lalu oleh Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto dan rencananya akan diproduksi secara massal. (KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO)

"Untuk market-nya bagaimana yang jelas kami terbuka, perlu ditekankan bila mobil ini sebenarnya bukan untuk orang yang membutuhkan tapi untuk yang mengingingkan.

Ada perbedaan dari yang butuh dan menginginkan ya," ucap Rizka.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Maung Pindad untuk Sipil Dijual Lebih Murah dari Versi Militer"
Penulis : Stanly Ravel
Editor : Aditya Maulana

Sumber: Kompas.com
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved