Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Hasil Rapid Test Reaktif, Ibu Ini Melahirkan Tanpa Bantuan Petugas Rumah Sakit hingga Bayi Meninggal

Seorang ibu berinisial DR (27) harus kehilangan bayi perempuannya karena melahirkan di rumah sakit tanpa bantuan tenaga medis.

tribunnews.com
Ilustrasi melahirkan 

Walaupun sang bayi sudah dilahirkan, petugas medis tak kunjung datang.

Petugas baru datang 30 menit kemudian atau sekitar 05.00 WIB. Namun sayangnya nyawa bayi perempuan tersebut tak bisa diselamatkan.

"Saya sangat kecewa diperlakukan seperti itu. Kalau ditangani lebih cepat, saya yakin anak saya masih selamat," ujar DR.

Mengetahui anaknya meninggal dunia, BK suami DR menanyakan ke petugas penyebab kematian sang bayi.

Saat itu petugas menjawab jika tali pusarnya melilit.

"Saya tanyakan apa penyebabnya sehingga bayi saya bisa seperti ini (meninggal dunia). Katanya, tali pusarnya melilit," ungkap dia.

BK mengaku kecewa dengan pelayanan rumah sakit yang membiarkan pasiennya melahirkan seorang diri tanpa bantuan tenaga medis.

"Kami sangat kecewa. Waktu itu ada bidan yang datang setelah anak saya lahir. Anak saya (sudah) lahir, baru bidan datang," tutur BK.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Rapid Test Reaktif, Ibu Melahirkan di RS Tanpa Bantuan Tenaga Medis, Bayinya Meninggal: Saya Kecewa..."

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved