Jumat, 8 Mei 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Gilang, Pelaku Fetish Kain Jarik Mengaku Miliki Kelainan Seksual Sejak Kecil

Gilang, mantan mahasiswa Universitas Airlangga (Unair) yang viral karena kasus fetish kain jarik akhirnya berhasil diamankan polisi.

Tayang:
Editor: Sansul Sardi
Twitter
Penyimpangan seksual fetish kain jarik viral di media sosial 

TRIBUNTERNATE.COM - Fakta terbaru Gilang, pelaku fetish kain jarik kembali terungkap.

Seperti diketahui, mantan mahasiswa Universitas Airlangga (Unair) yang viral karena kasus fetish kain jarik akhirnya berhasil diamankan polisi.

Gilang ditangkap di Jalan Cilik Riwut, Kelurahan Selat Dalam, Kecamatan Selat, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, Kamis (6/8/2020) sore. 

Kepada polisi, Gilang sempat mengaku mengalami kelainan sejak kecil karena tertarik secara seksual dengan orang berselimut atau bungkus kain.

Kini, Gilang telah berada di Surabaya dan sedang dalam pemeriksaan lebih lanjut oleh Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya.

Polisi Ungkap Pengakuan Pelaku Fetish Kain Jarik: Sejak Kecil Tertarik Lihat Orang Pakai Selimut

Gilang Predator Fetish Kain Jarik Resmi di DO dari Kampus, Unair Beri Penjelasan Ini

Langsung saja, berikut sejumlah update terbaru kasus fetish kain jarik atau Gilang bungkus selengkapnya.

1. Alami Kelainan Sejak Kecil

tribunnews
Gilang (paling kiri) saat dijemput polisi di kediaman pamannya di Kalimantan Tengah. (ist)

Setelah aksinya viral di media sosial, Gilang sempat mengaku kepada polisi bahwa dirinya mengidap kelainan seksual sejak kecil.

Hal ini dikatakan oleh Kapolrestabes Kapuas, AKBP Manang Soebeti saat melakukan penangkapan di Kalimantan Tengah. 

Gilang mengaku sejak kecil ia tertarik secara seksual dengan orang berselimut atau bungkus kain.

Hal itu terungkap saat polisi melakukan interogasi. 

"Di Polres kami sempat interogasi yang bersangkutan," katanya, Jumat, (7/8/2020) saat dikonfirmasi melalui telepon seluler. 

"Memang dia sejak kecil merasa tertarik kalau ada orang yang dibungkus dan pakai selimut tertutup dari kepala sampai kaki," imbuhnya. 

Manang mengatakan, Gilang memperdaya atau mengarahkan teman-temannya membungkus diri sejak kuliah.

Kendati demikian, Gilang ogah menjelaskan rinci soal itu karena Polres Kapuas hanya membantu mengamankan. 

Sumber: Surya
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved