Sabtu, 9 Mei 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Viral Video Emak-emak Lawan Arus, Ditegur Baik-baik Malah Sewot: Apa? Elu Siapa?

Video emak-emak ngamuk saat ditegur warga karena melawan arus jadi viral di media sosial.

Tayang:
Istimewa
Seorang ibu-ibu pengendara di Bogor malah marah-marah saat ditegur warga karena melawan arus. 

Saat dikonfirmasi TribunnewsBogor.com, Kapolsek Citeureup Kompol Ricky Wowor membenarkan kejadian tersebut terjadi di wilayahnya.

Kejadian itu terjadi jalan yang tak jauh dari Simpang Citeureup dan Pasar Citeureup yang memang di sana diberlakukan sistem satu arah untuk mengurai kemacetan lalu lintas.

Polsek Citeureup yang rutin melakukan operasi yustisi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di berbagai titik untuk mencegah penularan Covid-19, rencananya akan menggelar operasi yustisi di lokasi tersebut sekaligus menindak para pelanggar nakal.

"Betul. Besok sekalian operasi yustisi, akan ditertibkan yang lawan arah," ungkap Kompol Ricky Wowor.

Ambulans Dicegat Petugas

Sementara itu, baru-baru ini beredar luas di media sosial terkait video sebuah ambulans yang melintas di wilayah Kabupaten Bogor diduga dihalang-halangi oleh aparat yang disebut-sebut sebagai Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Kejadian itu disebut-sebut saat ambulans yang tengah membawa pasien melintasi jalan di kawasan Ciampea, Kabupaten Bogor.

Di dalam video itu juga terlihat bahwa ada mobil pribadi yang dikendarai seorang petugas berseragam dinas.

"Dihalangi ambulans, Satpol PP, aparat, ambulans ditabrak, dihalangi," teriak seorang pria di balik video tersebut.

Sekretaris Satpol PP Kabupaten Bogor Iman Budiana mengatakan bahwa petugas yang disebut-sebut sebagai Satpol PP di dalam video tersebut bukanlah anggotanya.

"Saya sampaikan bahwa yang bersangkutan itu bukan orang Pol PP," kata Iman Budiana saat dikonfirmasi TribunnewsBogor.com, Senin (28/9/2020).

tribunnews
Beredar di media sosial terkait video sebuah ambulans yang melintas di wilayah Kabupaten Bogor diduga dihalang-halangi oleh aparat yang disebut sebagai Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). (istimewa)

Dia mengatakan bahwa pihaknya sudah melacak siapa petugas yang terlibat dalam insiden di video viral itu.

Petugas tersebut, kata Iman, diketahui berinisial T yang mana merupakan petugas salah di salah satu kecamatan di Bogor yang menjabat sebagai kasi pelayanan.

Sementara seragam dinas yang dipakai oknum petugas tersebut, kata dia, juga bukan seragam Satpol PP.

 "Saya udah melacak ternyata dia itu adalah kasi pelayanan di Gunungsindur, dia bukan Satpol PP. Itu seragamnya kalau dia pakai itu, itu bukan seragam kita, itu kan Kementrian Dalam Negeri, bukan Pol PP. Coba liat lagi, Kemendagri apa Pol PP ?, kalau dia memang menggunakan seragam Satpol PP, berarti dia oknum," ungkapnya.

Sumber: Tribun Bogor
Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved