Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

2 Kali Bikin Partai hingga Kalah Pilpres 2004, Ini Sederet Rekam Jejak Amien Rais di Dunia Politik

Nama Amien yang saat itu lebih dikenal publik sebagai lokomotif gerakan reformasi 1998, akhirnya didaulat sebagai ketua umum partai tersebut.

Editor: Sansul Sardi
Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S
Amien Rais 

TRIBUNTERNATE.COM - Simak rekam jejak Amien Rais di dunia politik berikut ini.

Baru-baru ini politisi Amien Rais secara remi mengumumkan nama partai barunya, Partai Ummat, Kamis (1/10/2020).

Lewat kanal YouTubenya, Amien Rais Official, ia menyatakan, partai bentukannya akan bekerja dan berjuang berdasarkan Pancasila, UUD 1945 dan aturan demokrasi.

"Partai Ummat insya Allah bertekad akan bekerja dan berjuang bersama anak bangsa lainnya melawan kezaliman dan menegakkan keadilan," kata Amien.

Partai Ummat adalah partai kedua yang dibentuk oleh pria yang lahir di Solo pada 76 tahun silam itu.

Sederet Fakta Partai Ummat Bentukan Amien Rais: Akan Lawan Kezaliman hingga Beda ideologi dengan PAN

Tanggapi Amien Rais Dirikan Partai Ummat, PPP: Ujiannya di Pemilu, Apakah Laku atau Tidak?

Sebelumnya, Amien membidani lahirnya Partai Amanat Nasional ( PAN) bersama Goenawan Mohammad, Abdillah Toha, Rizal Ramli, Albert Hasibuan, Alvin Lie, Emil Salim hingga Faisal Basri, pada tahun 1998.

Pendirian PAN hanya berselang beberapa bulan setelah rezim Presiden RI kedua, Soeharto, lengser, usai memimpin Indonesia selama 32 tahun.

Nama Amien yang saat itu lebih dikenal publik sebagai lokomotif gerakan reformasi 1998, akhirnya didaulat sebagai ketua umum partai tersebut.

PAN lantas mengikuti Pemilu 1999 dan berhasil memperoleh 7,52 juta suara atau setara 7,1 persen dari total suara nasional.

Hal itu menempatkan PAN sebagai lima besar partai dengan perolehan suara terbanyak setelah Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Meski tidak cukup baik secara perolehan suara, namun manuver yang dilakukan Amien berhasil menempatkannya sebagai Ketua MPR periode 1999-2004.

Gagal capres

Pada 2004, perolehan suara PAN turun menjadi 7,3 juta suara atau sekitar 6,4 persen.

Kendati demikian, persentase perolehan kursi parlemen PAN naik dari 34 kursi (7,4 persen) pada 1999 menjadi 53 kursi (9,6 persen).

Hal itu pun membuat Amien cukup percaya diri mencalonkan diri sebagai calon orang nomor satu di negeri ini bersama Siswono Yudo Husodo.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved