Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

IHSG Pagi Ini Berpeluang Melemah, Cek Rekomendasi Sahamnya Disini

peluang pelemahan IHSG terjadi akibat pasar domestik merespons kondisi di Wall Street yang mengalami penurunan.

Editor: Sansul Sardi
Tribunnews/Irwan Rismawan
Jurnalis melintas di depan layar pergerakan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta Selatan, Kamis (10/9/2020). Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG ditutup di zona merah pada akhir perdagangan pekan ini yaitu pada level 4.891.46 atau turun 257,91 poin (5,01 persen) dibanding penutupan sebelumnya pada level 5.084,32 imbas Pemprov DKI Jakarta yang kembali melakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk memutus rantai penyebaran Covid-19. 

TRIBUNTERNATE.COM - Berikut rekomedasi saham pada Rabu 7 Oktober 2020.

Pada Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang diperdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) diproyeksikan akan melemah pagi ini.

Sebelumnya IHSG ditutup hijau dengan kenaikan 0,82 persen pada level 4.999,22.

Direktur Anugerah Mega Investama Hans Kwee mengatakan, peluang pelemahan IHSG terjadi akibat pasar domestik merespons kondisi di Wall Street yang mengalami penurunan.

IHSG Terimbas Sentimen Omnibus Law dan Trump, Simak 3 Rekomendasi Saham Pagi Ini

Benarkah IHSG Terimbas Trump? Simak 3 Rekomendasi Saham Pada 5 Oktober 2020 Ini

Hal ini terjadi usai Presiden AS Donald Trump menarik diri dari kesepakatan stimulus fiskal.

Padahal, kepulangan Trump usai menjalani perawatan di rumah sakit akibat Covid-19 sempat menjadi sentimen positif pasar dan mendorong indeks Wall Street melambung.

“Sebenarnya pasar sudah semapt positif ya, apalagi Trump mendorong pembicaraan paket stimulus untuk segera selesai.

Tapi kemarin Trump meminta Gedung Putih untuk menarik diri dari pembicaran. Ini menyebabkan indeks pasar global turun, termasuk Indonesia,” kata Hans kepada Kompas.com, Rabu (7/10/2020).

Di sisi lain, sentimen domestik yang tidak kalah kuat adalah Undang-undang Omnibus Law yang sudah ketok palu.

Hal ini mendorong indeks menguat karena sistem perpajakan lebih memudahkan investor untuk masuk ke pasar domestik.

Tetapi pergerakan indeks akan tertekan.

Hal ini didorong penolakan terhadap UU Cipta Kerja dan pasar juga dikhawatirkan akan melakukan aksi provit taking.

“Dari dalam negeri penguatan indeks kemarin, akan membuat pasar hari ini akan berpotensi melakukan provit taking,” kata dia.

Simak Tips Aman Investasi Saham dan Reksadana Online, Pastikan Platform Online Terpercaya

Rupiah Pagi Ini Menguat ke Level Rp 14.400 per Dollar AS, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Hans memproyeksikan IHSG akan bergerak pada level support 4.992 sampai dengan 4.915 dan resistance pada level 5.023 sampai dengan 5.075.

Adapun rekomendasi teknikal dari tiga perusahaan sekuritas untuk perdagangan di Bursa Efek Indonesia hari ini, antara lain :

1. Artha Sekuritas

TOWR rekomendasi buy 1.020 -1.050, TP 1.070- 1.100, stop loss <1.000.

BBNI rekomendasi buy 4.580 – 4.640, TP 4.750 – 4.820, stop loss <4.540.

WIKA rekomendasi buy 1.150 – 1.180, TP 1.220 – 1.250, stop loss <1.130.

2. Anugerah Mega Investama

AALI rekomendasi buy back jika break di level 10.950, TP 9.950 – 9.750, area sos di level 10.750 sampai 10.300.

BRPT rekomendasi buy back jika break level 905, TP 800 - 640, area sos di level 885 - 840.

MDKA rekomendasi buy back jika break level 1.750, TP 1.600 -1.510, area sos di level 1.725 – 1.650.

3. Panin Sekuritas

EKAD rekomendasi buy and hold >1.200, TP 1.240 – 1.280, stop loss <1.170.

FREN rekomendasi sell on strength.

GGRM rekomendasi sell on strength.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "IHSG Berpeluang Melemah, Cek Rekomendasi Sahamnya"
Penulis : Kiki Safitri
Editor : Yoga Sukmana

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved