Rabu, 22 April 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Aktivis KAMI Ditangkap

Sepak Terjang Sosok Petinggi KAMI Syahganda, Jumhur Hidayat dan Anton Permana yang Ditangkap Polisi

publik dikejutkan dengan penangkapan sejumlah aktivis Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) oleh aparat kepolisian.

Editor: Sansul Sardi
Tribunnews.com/ Ria Anatasia
Petinggi KAMI, Jumhur Hidayat 

TRIBUNTERNATE.COM - Penangkapan sejumlah aktivis Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) oleh aparat kepolisian mengejutkan publik.

Apalagi kejadian ini terjadi di tengah hiruk pikuk penolakan UU Cipta Kerja.

Petinggi KAMI diamankan polisi diduga terkait UU Cipta Kerja yang saat ini menuai pro dan kontra di masyarakat.

Petinggi KAMI yang ditangkap di antaranya Syahganda Nainggolan, Jumhur Hidayat, dan Anton Permana.

Syahganda Nainggolan ditangkap di rumahnya di Depok, Jawa Barat, Selasa (13/10/2020) subuh oleh Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri.

Baca juga: Sosok Jumhur Hidayat, Diberhentikan SBY, Dukung Jokowi hingga Jadi Aktivis KAMI Ditangkap Polisi

Baca juga: 3 Petinggi KAMI Ditangkap, Fadli Zon: Malu Kita pada Dunia Masih Berani Menyebut Negara Demokrasi

“Ya benar (ditangkap) oleh Siber,” kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono ketika dihubungi, Selasa.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Awi Setiyono menambahkan, Syahganda diduga melanggar UU ITE.

Kendati demikian, belum ada informasi lebih lanjut perihal kasus yang berujung pada penangkapan Syahganda tersebut.

Selain Syahganda, kepolisian pun menangkap Jumhur Hidayat dan Anto Permana.

"Iya Anton (Permana) kemarin, kalau Jumhur tadi pagi ditangkap," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) Awi Setiyono ketika dihubungi, Selasa.

Kendati demikian, belum ada informasi lebih lanjut terkait kasus yang menyeret keduanya.
Lalu siapa mereka ?

Tribunnews.com menelusuri rekam jejak dan kiprah ketiganya.

1. Syahganda Nainggolan

Syahganda Nainggolan diketahui duduk sebagai Komite Eksekutif Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI).

Pria kelahiran Medan, 27 November 1965 tersebut tercatat pernah mengenyam pendidikan di Institut Teknologi Bandung (ITB) pada 1984-1989.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved