Gempa Bumi

Alaska Diguncang Gempa Dahsyat M 7.5, Tsunami Kecil Diprediksi Merambat Hingga Utara Papua

Pantai Alaska diguncang gempa tektonik bermagnitudo 7,5 pada Selasa (20/10/2020) pukul 03.54 WIB dini hari.

Editor: Gajali Fataruba
USGS
Gempa bumi Alaska pada Selasa (20/10/2020) 

TRIBUNTERNATE.COM - Gempa dahsyat mengguncang wilayah Pantai Alaska dengan kekuatan 5,5 magnitudo.

Gempa tektonik bermagnitudo 7,5 itu terhadu pada Selasa (20/10/2020) pukul 03.54 WIB dini hari.

Berdasarkan hasil analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika ( BMKG) menunjukkan bahwa episenter gempa bumi ini terletak pada koordinat 54,64 LU dan 159,87 BB.

Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono, ST, Dipl Seis, MSc menyebutkan dalam keterangan tertulisnya, lokasi tepatnya gempa bumi ini berada di lepas pantai tenggara Popof Island, Alaska, Amerika Utara, pada kedalaman 40 kilometer.

Baca juga: Gempa Bumi M 5,7 Guncang Pulau Pagai Selatan Sumbar Senin (19/10/2020) Sore, Tak Berpotensi Tsunami

Baca juga: Gempa Bumi M 4,9 Guncang Daruba, Maluku Utara pada Minggu 18 Oktober 2020 Siang

Rahmat berkata, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas pada lempeng Alaska.

"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan mendatar (strike-slip fault)," kata dia.

Dampak gempa bumi Alaska

Berdasarkan informasi dari Pacific Tsunami Warning Center (PTWC), gempa bumi ini berpotensi menimbulkan tsunami lokal di sekitar wilayah Alaska dalam radius 300 kilometer dari pusat gempa.

Pemantauan ketinggian muka air laut di sekitar pusat gempa menunjukkan adanya kenaikan muka air laut di beberapa stasiun tide gauge.

Di antaranya di Sand Point mencapai 1,4 meter, Dutch_Hbr_Unalaska setinggi 0,2 meter, dan Atka dengan ketinggian air muka laut 0,2 meter.

Dari hasil pemodelan, kata Rahmat, tsunami akan tiba di wilayah Indonesia, tepatnya di utara Papua pada pukul 14.00 WIB, tetapi dengan ketinggian tsunami yang tidak signifikan, yaitu kurang dari 2 cm.

"Berdasarkan hasil pemodelan ini BMKG tidak mengeluarkan Peringatan Dini Tsunami untuk wilayah Indonesia," ujarnya.

Terkait gempa bumi susulan, hasil monitoring hingga Selasa (20/10/2020) pukul 07.30 WIB, telah terjadi dua kali aktivitas gempa bumi susulan atau aftershock dengan magnitudo 5,7.

Terkait potensi tsunami di wilayah sekitar Alaska akibat gempa bumi tersebut, Rahmat mengimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved