Breaking News:

IHSG dan Rupiah Terus Melaju, Efek Joe Biden Menang Pilpres AS 2020

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pagi ini berada di zona hijau pada awal perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) Senin (9/11/2020).

Dok. HaloMoney.co.id via TribunWow.com
Ilustrasi Uang 

TRIBUNTERNATE.COM - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pagi ini berada di zona hijau pada awal perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) Senin (9/11/2020).

Demikian juga dengan mata uang garuda yang menguat di pasar spot.

Melansir data RTI, pukul 09.08 WIB, IHSG berada pada level 5.373,89 atau naik 38,36 poin (0,72 persen) dibanding penutupan sebelumnya pada level 5.335,52.

Sebanyak 227 saham melaju di zona hijau dan 72 saham di zona merah. Sedangkan 147 saham lainnya stagnan. Adapun nilai transaksi hingga saat ini mencapai Rp 1,18 triliun dengan volume 1,4 miliar saham.

Bursa Asia pagi ini positif, dengan kenaikan indeks Nikkei 2,09 persen, indeks Hang Seng Hong Kong 1,38 persen, indeks Strait Times 1,4 persen, dan indeks Shanghai Komposit 1,17 persen,.

Baca juga: Beri Ucapan Selamat untuk Joe Biden, Jokowi: Saya Nantikan Kerja Sama Strategis Indonesia-AS

Baca juga: Simak Rekomendasi Saham Pagi Ini, Faktor AS dan Covid Jadi Penghambat IHSG?

Analis Sucor Sekuritas Hendriko Gani mengatakan, Biden Effect masih mendominasi untuk pergerakan IHSG hari ini. Selain itu, membaiknya pertumbuhan ekonomi pada kuartal III tahun 2020 juga mendorong IHSG bisa bergerak positif.

“Sentimen dari menangnya Joe Biden pada pemilu AS dan mulai membaiknya GDP Indonesia pada kuartal III berpotensi mendorong IHSG bergerak uptrend,” kata Hendriko kepada Kompas.com.

Nilai tukar rupiah

Sementara itu nilai tukar rupiah terhadap dollar AS di pasar spot pagi menguat 45 poin.

Melansir Bloomberg, pada pukul 09.18 WIB rupiah berada pada level Rp 14.165 per dollar AS atau naik 0,32 persen dibandingkan penutupan sebelumnya.

Analis sekaligus Kepala Riset Monex Investindo Ariston Tjendra mengatakan, penguatan rupiah pagi ini terdorong sentimen Biden Effect yang disambut positif oleh pasar, sehingga asset berisiko kembali dilirik investor.

“Kemenangan Biden terlihat disambut positif. Indeks saham Asia terlihat menguat, indeks dollar AS terlihat tertekan, dan nilai tukar emerging market terlihat menguat terhadap dollar AS,” kata Ariston.

Dia bilang, pasar berekspektasi kebijakan Biden akan lebih ramah terhadap negara-negara lainnya dibandingkan pendahulunya. Hal ini bisa membantu mendorong pertumbuhan ekonomi di negara emerging market.

Ariston memproyeksikan rupiah berpotensi menguat dengan potensi ke area Rp 14.150 per dollar AS dengan resisten di level Rp 14.300 per dollar AS.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Efek Biden, IHSG dan Rupiah Terus Melaju"
Penulis : Kiki Safitri
Editor : Erlangga Djumena

Editor: Rohmana Kurniandari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved