Jumat, 5 Juni 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Hari AIDS Sedunia 1 Desember, Simak Arti Simbol Pita Merah, Makna hingga Sejarah World AIDS Day

Apa sebenarnya makna dari simbol pita merah? Lalu bagaimana sejarah pita merah untuk peringatan Hari AIDS Sedunia?

Tayang:
TribunWow.com/Octavia Monica
1 Desember Peringati Hari AIDS Sedunia 

TRIBUNTERNATE.COM - Hari AIDS Sedunia atau World AIDS Day diperingati setiap tanggal 1 Desember.

Untuk memperingati Hari AIDS Sedunia, biasanya orang-orang memakai pita merah.

Meski begitu, pemakaian pita merah ini tak hanya dilakukan saat Hari AIDS Sedunia.

Lantas, apa sebenarnya makna dari simbol pita merah? Lalu bagaimana sejarah pita merah untuk peringatan Hari AIDS Sedunia?

Dikutip Tribunnews dari worldaidsday.org, pita merah merupakan simbol kesadaran dan dukungan untuk penderita HIV.

Pita merah biasa dikenakan saat memperingati Hari AIDS Sedunia.
Pita merah biasa dikenakan saat memperingati Hari AIDS Sedunia. (The Sun)

Mengenakan pita merah adalah cara untuk meningkatkan kesadaran mengenai HIV selama dan menjelang Hari AIDS Sedunia.

Ide simbol pita merah ini berawal pada 1991 saat 12 seniman berkumpul di sebuah galeri di East Village, New York, Amerika Serikat.

Baca juga: Peringati Hari Aids Sedunia, Simak 14 Fakta Tentang HIV/Aids, Sebagian Besar Ada di Afrika

Dalam pertemuan itu, mereka membahas soal proyek baru AIDS Visual, organisasi seni tentang HIV di New York.

Lewat pertemuan itulah para seniman mencetuskan ide mengenai simbol pita merah yang dikenakan untuk menandakan kesadaran serta bentuk dukungan pada penderita HIV.

Pada saat itu, penderita HIV sangat distigmatisasi.

Tak hanya itu, banyak penderita HIV hidup bersembunyi karena takut menerima perlakuan diskriminasi.

Karena itu, para seniman ingin menciptakan ekspresi visual kasih sayang untuk Orang dengan HIV/AIDS (ODHA).

Simbol pita merah oleh para seniman terinspirasi dari pita kuning yang diikat di pohon, untuk menunjukkan dukungan bagi pertempuran militer Amerika Serikat ketika Perang Teluk.

Mereka memutuskan bentuk lingkaran pada pita kuning sangat elegan dan mudah dibuat serta ditiru.

Lalu, warna merah dipilih karena berarti berani, serta terasosiasi dengan gairah, hati, dan cinta.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved