Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Ridwan Kamil Minta Mahfud MD Tanggung Jawab Soal Kerumunan Acara Rizieq Shihab

Ridwal Kamil menyebut, kasus kerumunan massa Rizieq Shihab diawali dari pernyataan Mahfud MD.

Tribunnews.com/Fitri Wulandari
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat menghadiri pelantikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) di Kompleks Parlemen MPR/DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (20/10/2019). 

TRIBUNTERNATE.COM - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil meminta pertanggung jawaban Menko Polhukam Mahfud MD terkait kerumunan mass pimpinan Front Pembela Islam (FPI), Muhammad Rizieq Shihab

Ridwal Kamil menyebut, kasus kerumunan massa Rizieq Shihab diawali dari pernyataan Mahfud MD.

Pernyataan yang dimaksud yakni saat Mahfud MD mengizinkan adanya penjemputan Rizieq Shihab di bandara, Selasa (10/11/2020) lalu.

"Menurut saya, semua kekisruhan yang berlarut-larut ini dimulai sejak adanya statement dari Pak Mahfud yang mengatakan penjemputan HRS itu diizinkan,"ujarnya di Mapolda Jabar, Rabu (16/12/2020), dikutip dari YouTube Kompas TV.

Ia berujar, pernyataan Mahfud MD tersebut menimbulkan salah tafsir.

Sehingga, menimbulkan persepsi adanya kebebasan PSBB di Jakarta, Jawa Barat, dan daerah lainnya.

Baca juga: Polisi Tahan Rizieq Shihab 20 Hari hingga 31 Desember di Rutan Polda Metro Jaya

Baca juga: Ridwan Kamil Sarankan Anies Hati-hati Umumkan PSBB: Hampir Rp 300 Triliun Lari gara-gara Statement

Baca juga: Keponakan Mahfud MD Sebut Massa Ancam Bakar Rumah jika Rizieq Shihab Dipenjara

"Di situlah menjadi tafsir dari ribuan orang yang datang ke bandara 'selama tertib dan damai boleh', maka terjadi kerumunan yang luar biasa."

"Sehingga ada tafsir ini seolah-olah diskresi dari Pak Mahfud kepada PSBB di Jakarta, di Jabar, dan lain sebagainya," ucapnya.

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil (Tangkap layar channel YouTube KompasTV)

Ridwan Kamil lalu meminta Mahfud MD untuk bertanggungjawab soal kekisruhan kasus kerumunan massa tersebut.

"Dalam Islam, adil itu adalah menempatkan sesuatu sesuai dengan tempatnya."

"Jadi beliau harus bertanggungjawab, tidak hanya kami kepala daeah yang dimintai klarifikasi."

"Jadi, semua punya peran yang perlu diklarifikasi," jelasnya.

Pernyataan Mahfud MD

Diberitakan Tribunnews.com sebelumnya, Mahfud MD meminta aparat untuk tidak berindak berlebihan dan menangani pengamanan seperti biasa.

Hal tersebut disampaikan Mahfud dalam video yang diunggah di Youtube Kemenko Polhukam RI, Senin (9/11/2020).

"Tidak boleh ada tindakan yang represif, semuanya harus dikawal dengan baik sampai Habib Rizieq sampai dan tiba di kediamannya dengan baik dan selamat pula," kata Mahfud.

Mahfud mengatakan pemerintah menganggap kepulangan Rizieq adalah hak yang harus dilindungi karena menurutnya Rizieq pergi ke Arab Saudi atas keinginannya sendiri.

Oleh sebab itu, Rizieq mempunyai hak hukum dan kewajiban hukum seperti semua warga negara lain yang kedudukannya sama di depan hukum dan pemerintahan.

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD (Tribunnews.com/Fransiskus Adhiyuda)

Ia pun menyatakan, pemerintah masih mencatat tujuan kepulangan Rizeq untuk melakukan revolusi akhlak.

Mahfud menilai revolusi akhlaq akan menimbulkan kebaikan.

Sehingga, semua pendukung Rizeq diminta tertib ketika menjemput.

"Oleh sebab itu kalau mereka yang buat ribut, buat rusuh, kita anggap bukan pengikutnya Habib Rizieq.

Kalau pengikutnya Habib Rizieq pasti yang baik-baik, pasti revolusi akhlaq," kata Mahfud.

(Tribunnews.com/Nuryanti, Gita Irawan)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Ridwan Kamil Sebut Kerumunan Rizieq Shihab karena Pernyataan Mahfud MD: Beliau Harus Tanggung Jawab

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved