Kisah Wagub DKI Jakarta Riza Patria Isolasi Mandiri 13 Hari: Diet Gagal Total, Nafsu Makan Meningkat
"Saya maunya diet biar langsing, selama ini enggak pernah makan nasi. Tapi, semenjak Covid-19 bisa empat sampai lima kali makan," ucap Riza Patria.
TRIBUNTERNATE.COM - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria dinyatakan positif Covid-19 beberapa waktu yang lalu dan kini ia sudah dinyatakan sembuh.
Belum lama ini, Riza Patria juga menceritakan pengalamannya saat positif Covid-19 dalam acara diskusi yang disiarkan kanal youtube BNPB Indonesia.
Ariza, sapaan akrabnya, menceritakan perihal program dietnya yang gagal total karena terpapar Covid-19.
Sebab, nafsu makannya mendadak meningkat ketika menderita penyakit yang disebabkan virus bernama ilmiah SARS-CoV-2 tersebut.
"Saya maunya diet biar langsing, selama ini enggak pernah makan nasi. Tapi, semenjak Covid-19 bisa empat sampai lima kali makan," ucapnya sambil tertawa, Jumat (18/12/2020).
"Jadi memang nafsu makan saya tinggi sekali," tambahnya menjelaskan.
Baca juga: Sudah Layangkan Gugatan Cerai, Aura Kasih Masih Buka Peluang Rujuk dengan Eryck Amaral
Baca juga: 8 Remaja Bikin Prank Pocong Demi Konten, Sopir Truk Ketakutan, Kendaraan Alami Kecelakaan
Selama isolasi Ahmad Riza Patria tidur cukup, berjemur dan rutin minum vitamin
Wagub DKI Ahmad Riza Patria dinyatakan sembuh pada Jumat (11/12/2020) lalu setelah menjalani isolasi mandiri sejak Minggu (29/11/2020).
Selama terpapar Covid-19, ia mengaku mengikuti seluruh arahan dari tim dokter yang merawatnya.
Hasilnya, tak sampai dua pekan menjalani isolasi, politisi Gerindra ini telah dinyatakan sembuh.
"Kuncinya tidur yang cukup, berjemur setiap pagi, minum obat, vitamin, dan herbal," ujarnya.

Sebelum terpapar Covid-19, Ariza mengaku sangat disiplin dalam menjalan protokol kesehatan.
Masker pun selalu ia gunakan saat menghadiri sejumlah kegiatan.
"Saya memang jadi Wagub interaksi saya meningkat dari pagi hingga malam. Tapi sekalipun saya paling taat pakai masker," tuturnya.
Dalam kesempatan ini, ia pun mengingatkan kepada seluruh masyarakat untuk disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan.